Implementasi Good Agriculture Practice (GAP) dalam Mendukung Produk Halal: A Review
Abstract
Industri halal global mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dalam konteks ini, integrasi antara Good Agricultural Practices (GAP) dan halal supply chain menjadi isu strategis dalam menjamin kualitas produk sejak tahap hulu hingga hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, pola penelitian, serta keterkaitan antara implementasi GAP dan halal supply chain dalam sektor pertanian selama periode 2015–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran artikel pada database Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif, tematik, dan konten terhadap artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam publikasi terkait halal supply chain dan GAP, khususnya setelah tahun 2020. Halal supply chain menekankan pentingnya integritas halal sepanjang rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi. Sementara itu, GAP berperan sebagai fondasi dalam menjamin aspek keamanan pangan dan kualitas produk di tingkat hulu. Integrasi keduanya terbukti meningkatkan traceability, mengurangi risiko kontaminasi, serta memperkuat daya saing produk pertanian di pasar global. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan penelitian, khususnya terkait model kuantitatif integrasi GAP–halal serta implementasi pada skala petani kecil. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kerangka konseptual integrasi GAP dan halal supply chain sebagai bagian dari sistem pertanian berkelanjutan.






