PREVALENSI KASUS-KASUS RUDAPAKSA TUMPUL PADA KORBAN HIDUP PADA TAHUN 2021 DAN 2022 DI RS. BHAYANGKARA ANTON SOEDJARWO PONTIANAK

  • muhammad ridho Universitas Tanjungpura
  • Monang Siahaan
  • Muhammad Ibnu Kahtan

Abstract

Rudapaksa menggunakan benda tumpul adalah kasus yang paling umum, baik pada korban hidup maupun mati. Di Indonesia, tercatat 269.324 dugaan tindakan kriminal pada tahun 2019, menurun menjadi 247.218 di tahun 2020. Di Kalimantan Barat, terdapat 1.375 kasus dugaan tindak kriminal pada tahun 2021. Mengatahui prevalensi kasus-kasus rudapaksa tumpul pada korban yang masih hidup di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak pada tahun 2021 dan 2022. Desain penelitian deskriptif dengan metode cross bagian. Pengambilan sampel dilakukan di unit forensik Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak pada tahun 2021 dan tahun 2022 dengan populasi dan sampel penelitian adalah korban rudapaksa sakit. Tercatat pada kasus rudapaksa tumpul, terdapat 481 kasus (81,94%) pada tahun 2021 dan 588 kasus (81,21%) pada tahun 2022. Jenis kasus yang paling dominan adalah kekerasan fisik, dengan 386 kasus (75,69%) pada tahun 2021 dan 516 kasus (81,13%) pada tahun 2022. Luka memar merupakan jenis luka yang paling banyak, yakni 294 kasus (44,68%) pada tahun 2021 dan 354 kasus (44,58%) pada tahun 2022. Kelompok usia yang paling sering menjadi sasaran adalah 20-25 tahun pada tahun 2021 dan 15-20 tahun pada tahun 2022, dengan perempuan sebagai golongan yang paling banyak menjadi korban. Terdapat peningkatan kasus rudapaksa pada tahun 2021 dan 2022, meskipun tidak signifikan.

Published
2026-07-23
How to Cite
RIDHO, muhammad; SIAHAAN, Monang; KAHTAN, Muhammad Ibnu. PREVALENSI KASUS-KASUS RUDAPAKSA TUMPUL PADA KORBAN HIDUP PADA TAHUN 2021 DAN 2022 DI RS. BHAYANGKARA ANTON SOEDJARWO PONTIANAK. Jurnal Forensik dan Medikolegal Indonesia, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 625-631, july 2026. ISSN 3032-310X. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jfmi/article/view/19485>. Date accessed: 24 july 2026. doi: https://doi.org/10.20884/1.jfmi.2026.7.1.19485.