Transmisi Kebijakan Moneter dan Kinerja Industri di Indonesia: Dampak Inflasi dan BI7DRR terhadap Indeks Produksi Industri 2015–2024

  • Sofiani Sofiani Universitas Jenderal Soedirman
  • Devi Shima Vatima
  • Sarifa Danish Ramadhani
  • Vanesa Ariana Putri
  • Anzar Alfat Firdaus
  • Ratna Setyawati Gunawan

Abstract

Sektor industri merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga memahami responsnya terhadap kebijakan moneter sangat penting. Studi ini menganalisis dinamika transmisi kebijakan moneter melalui inflasi aktual dan suku bunga acuan BI7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) terhadap Indeks Produksi Industri (IPI) Indonesia menggunakan pendekatan time series dengan data bulanan dari Januari 2015 hingga Desember 2024. Menggunakan kerangka kerja Model Koreksi Kesalahan (ECM) setelah verifikasi kointegrasi, hasil menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, baik inflasi maupun BI7DRR tidak memiliki efek signifikan terhadap IPI. Namun, terdapat mekanisme penyesuaian jangka panjang yang signifikan dengan koefisien istilah koreksi kesalahan (ECT) sebesar -0.294 (p<0.01), menunjukkan laju penyesuaian sebesar 29,4% per bulan menuju keseimbangan jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa transmisi kebijakan moneter di Indonesia bekerja terutama melalui saluran jangka panjang dengan respons yang bertahap namun konsisten. Implikasi kebijakan menunjukkan pentingnya horizon waktu yang lebih panjang dalam mengevaluasi dampak kebijakan moneter terhadap sektor riil, serta kebutuhan akan komunikasi kebijakan yang konsisten untuk membentuk ekspektasi jangka panjang di kalangan pelaku industri

Published
2026-01-10
How to Cite
SOFIANI, Sofiani et al. Transmisi Kebijakan Moneter dan Kinerja Industri di Indonesia: Dampak Inflasi dan BI7DRR terhadap Indeks Produksi Industri 2015–2024. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi, [S.l.], v. 28, n. 1, p. 24-31, jan. 2026. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jeba/article/view/18871>. Date accessed: 25 sep. 2026. doi: https://doi.org/10.32424/jeba.v28i1.18871.