Efektivitas Sistem Ekonomi Campuran dalam Menangani Krisis: Studi Komparatif Indonesia dan India pada Era Pandemi
Abstract
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang kompleks terhadap perekonomian global, mendorong pemerintah di berbagai negara untuk merumuskan kebijakan yang adaptif dan responsif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana sistem ekonomi campuran mampu merespons krisis dengan membandingkan pendekatan indonesia dan India. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis kebijakan fiskal, moneter, program perlindungan sosial, serta dukungan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selama masa pandemi. Data dikumpulkan dari laporan resmi pemerintah, organisasi internasional, dan literatur akademik. Hasil penelitian meunjukkan bahwa Indonesia mengedepankan respons cepat dengan intervensi langsung, seperti bantuan sosial dan program pemulihan ekonomi nasional yang berdampak pada peningkatan pendapatan serta daya beli masyarakat. Sementara itu, India menekankan reformasi struktural jangka panjang melalui inisiatif Atmanirbhar Bharat yang berfokus pada penguatan industri domestik dan peningkatan daya saing. Meskipun kedua negara menerapkan sistem ekonomi campuran, efektivitas kebijakan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur digital, kualitas birokrasi, dan kapasitas kelembagaan. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan sistem ekonomi campuran dalam mengatasi krisis ditentukan oleh sinergi antara intervensi pemerintah dan mekanisme pasar, serta kemampuan negara dalam menyesuaikan kebijakan secara kontekstual dan terkoordinasi.




