Revitalisasi Nilai-Nilai Ekonomi Tradisional untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan di Era Modernisasi
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguraikan strategi revitalisasi pasar tradisional melalui integrasi nilai-nilai ekonomi tradisional dan membentuk sistem ekonomi berkelanjutan guna mengatasi ancaman modernisasi. Permasalahan utama mencakup tergerusnya kearifan lokal, menurunnya modal sosial, serta meningkatnya kesenjangan ekonomi sosial akibat dominasi sistem ekonomi modern yang berfokus pada pertumbuhan semata. Metode penelitian menggunakan studi literatur terhadap praktik tradisional Indonesia seperti Subak, Panglima Laot, dan Lubuk Larangan dan dikombinasikan dengan analisis kebijakan. Hasil penelitian mengungkap bahwa sistem ekonomi tradisional mengandung prinsip gotong royong, keadilan distributif, dan konservasi ekologis yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai tradisional dengan inovasi digital dan dukungan kebijakan inklusif dapat memperkuat ketahanan ekonomi berbasis komunitas. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi revitalisasi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat ketahanan ekonomi di tengah disrupsi digital.




