PEMBERDAYAAN KELUARGA, TEMAN SEBAYA DAN GURU BIMBINGAN KONSELING SECARA TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF REMAJA

  • Endang Triyanto
  • Lita Heni Kusumawardani Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu- ilmu Kesehatan ,Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
  • Koernia Nanda Pratama Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu- ilmu Kesehatan ,Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Abstract

 


Perilaku berisiko seksual remaja masih belum menunjukkan penurunan. Dampak perilaku ini berupa kehamilan remaja yang meningkat di Banyumas dalam 3 tahun terakhir. Peer counselor akan dapat berperan secara optimal, jika dilakukan bersama guru bimbingan dan konseling dan peran orangtua. Kegiatan dimulai dengan pelatihan selama 3 tahap kepada 20 peer counselor dan 6 guru bimbingan konseling pada bulan April-Mei 2022. Selanjutnya dilakukan praktik integrasi peer counselor, guru bimgingan konseling dan orangtua guna meningkatkan perilaku asertif remaja yang berjumlah 38 orang. Peningkatan pengetahuan peserta pelatihan diukur menggunakan instrumen berupa kuisioner mulai dari pre test dan pos test. Peningkatan kemampuan asertif remaja yang menjadi responden diukur menggunakan kuisioner perilaku asertif. Terdapat kenaikan rata-rata nilai peserta pelatihan yaitu dari 5,9 menjadi 8,5. Sebanyak 38 remaja yang menjadi responden mengalami peningkatan perilaku asertif sebesar 30 poin (dari 91 menjadi 121) setelah mendapat perlakuan pemberdayaan peer counselor, guru bimbingan konseling dan optimalisasi dukungan keluarga

Published
2023-01-31
How to Cite
TRIYANTO, Endang; KUSUMAWARDANI, Lita Heni; PRATAMA, Koernia Nanda. PEMBERDAYAAN KELUARGA, TEMAN SEBAYA DAN GURU BIMBINGAN KONSELING SECARA TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF REMAJA. Jurnal of Community Health Development, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 44-52, jan. 2023. ISSN 2723-2050. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jchd/article/view/7938>. Date accessed: 12 june 2024.