Komposisi Lalat pada Bangkai Mencit (Mus musculus) Setelah 10 Hari Kematian di Darat dan di Air
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komposisi lalat yang meliputi keragaman dan kemerataan pada bangkai mencit (Mus musculus) yang diletakkan di darat dan di air serta perbedaan proses dekomposisi pada kedua lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lalat pada bangkai mencit yang diletakkan di darat ditemukan sebanyak 135 individu yang terdiri dari tiga spesies yaitu Sarcophaga sp., Chrysomya megacephala, dan Musca domestica, sedangkan lalat yang ditemukan pada bangkai yang diletakkan di air sebanyak 9 individu terdiri dari tiga spesies yaitu Sarcophaga sp., Musca domestica, dan Fanniia sp. Hasil perhitungan indeks Shannon-Wienner komposisi lalat pada bangkai yang diletakkan di darat sebesar 0,44 dan pada bangkai yang diletakkan di air sebesar 0,68, sehingga dapat disimpulkan bahwa keragaman dan kelimpahan spesies lalat pada kedua lokasi bangkai tergolong rendah. Nilai indeks Eveness komposisi lalat pada bangkai yang diletakkan di darat sebesar 0,40 dan bangkai di air sebesar 0,62 maka dapat disimpulkan bahwa sebaran lalat pada bangkai di air lebih merata dan seragam dibandingkan dengan sebaran lalat pada bangkai di darat. Hasil paired t test menunjukkan bahwa peran lalat sebagai fragmenter bangkai mencit pada kedua lokasi sama baik dan menunjukkan bahwa tidak ada korelasi jumlah lalat di antara dua kondisi lingkungan tersebut (P>0,05), serta hasil analisis korelasi kedua komposisi lalat menunjukkan bahwa peran lalat sebagai fragmenter mencapai 47,4%. Proses dekomposisi bangkai di darat lebih cepat mencapai tahap akhir yaitu skeletal stage yang mulai terjadi pada hari kesepuluh pengamatan, sedangkan proses dekomposisi di air membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai tahap akhir yaitu sunken remains.
References
Anderson, G.S. 2012. Forensic Entomology: The Use Of Insects in Death Investigations. Available at: http://www.sfu.ca/~ganderso/forensicentomology.htm. Opened: 25.10.2021.
Ayuningtyas, N.N. 2019. Komposisi Serangga pada Bangkai Mencit (Mus musculus Linn.) yang di Letakkan Indoor dan Outdoor. Skripsi. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman.
Barrios, M. & M. Wolff. 2011. Initial Study of Arthropods Succession and Pig Carrion Decomposition in Two Freshwater Ecosystems in the Colombian Andes. Forensic Science International. 212; 164-172.
Byrd, J.H., & Castner, J.L. 2010. Forensic Entomology: The Utility of Arthropods in Legal Investigations. Boca Ranton: CRC Press.
Gennard, D.E. 2012. Forensic Entomology: An Introduction (2nd Ed.). West Sussex: John Wiley & Sons Ltd.
Graham-Smith, G.S. 1937. Observations on the habits and parasites of common flies. Parasitology 8: 441-542
Greenberg, B. 2014. Insect Succession on Carrion Under Natural and Artificial Conditions. In D.B. Rivers & G.A. Dahlem (Eds.). The Science of Forensic Entomology. West Sussex: Wiley-Blackwell. pp. 193-201.
Laksmita, A.S., Watiniasih, N.L., Junitha, I.K. 2012. Identifikasi Larva Sarcophagidae (Genus Sarcophaga) pada Bangkai Mencit (Mus musculus) di Hutan Mangrove. Jurnal Biologi Universitas Udayana. 19(2):1-5.
Laksmita, A.S., Watiniasih, N.L., Junitha, I.K. 2015. Identifikasi Larva Sarcophagidae (Genus Sarcophaga) Pada Bangkai Mencit (Mus musculus) Di Hutan Mangrove. Jurnal Biologi Udayana, 19(2) pp: 84-88.
Ludwiq, J.A., and J. F. Reynolds, 1988, Statistical Ecoloqy a Primer on Methods and Computing. New York: John Wiley & Sons.
Manik, M.F. 2019. Pengaruh Morfin dan Arsen Dosis Letal terhadap Pertumbuhan Larva Chrysomya sp. pada Bangkai Tikus Whistar di Kota Medan. Tesis. Universitas Sumatera Utara.
Mann, R., W.M. Bass, L. Meadows. 1990. Time Since Death and Decomposition of the Human Body; Variables and Observations in Case and Experimental Field Studies. Journal of Forensic Sciences, 35 (1) pp :103-111.
Phasuk, J., Tharawoot, T., Chanpaisaeng, J. 2013. Seasonal Abundance of Blow Flies (Diptera: Calliphoridae) in Three Urban Parks of Bangkok, Thailand. Kasetsart J (Nat Sci) 47(6): 828-834.
Putri, Y.P. 2018. Taksonomi Lalat di Pasar Induk Jakabaring Kota Palembang. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 15(2),pp 105-111.
Rusidi, H.A. & Yulianti, K., 2019. Gambaran Genus Dan Panjang Larva Lalat Pada Bangkai Tikus Wistar Dengan Perbedaan Letak Geografis Di Bali. E-Jurnal Medika Udayana, 8(9).
Santosa, Y., Ramadhan, E.P. & Rahman, D.A. 2008. Studi Keragaman Mamalia pada Beberapa Tipe Habitat di Stasiun Penelitian Pondok Ambung Taman Nasional Tanjung Putting Kalimantan Tengah. Media Konversi, 13(3), pp. 1-7.
Siregar, A.S., Bakti, D., Zahara, F. 2014. Keragaman Jenis Serangga di Berbagai Tipe Lahan Sawah. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2 (4), pp. 1640-1647.
Smith, K. G. V. 1986. A Manual of Forensic Entomology. London: British Museum (Natural History) and London: Cornel University Press.
Sucipto, C.D. 2011. Vektor Penyakit Tropis. Yogyakarta.
Szpila, K., Mądra, A., Jarmusz, M., & Matuszewski, S. 2015. Flesh flies (Diptera: Sarcophagidae) colonising large carcasses in Central Europe. Parasitology Research. 114(6), 2341–2348.
Triplehorn, C.A. & N.F. Johnson. 2005. Borror and Delong’s Introduction to the Study of Insects. 7th edition. USA : Thomson Brooks/Cole.
Tomberlin, J.K. & P.H., Adler. 1998. Seasonal Colonization and Decomposition of Rat Carrion in Water and on Land in an Open Field in South Carolina. Clemson University. J Med Entomol. 35(5):704–709.
Wahyudi, P., Soviana, S., & Hadi, U. 2015. Keragaman Jenis dan Prevalensi Lalat Pasar Tradisional di Kota Bogor (Diversity and Prevalence of Flies at Traditional Markets in Bogor City). Jurnal Veteriner. 16(4), 474–482.
Wallace, J.R. & Richard W. Merritt. 2019. The Role of Aquatic Organisms in Forensic Investigations. In J. H. Byrd, & J. L Castner, Forensic Entomology: The Utility of Arthropods in Legal Investigations [1 ed.]. pp; 156-183. CRC Press.
Wangko, S., Erwin G. Kristanto, Sonny J.R. Kalangi, Johannes Huijbregts, Dantje T. Sembel. 2015. Insects on Pig Carcasses as a Model for Predictor of Death Interval in Forensic Medicine. Medical Journal of Iindonesia. 24:70-8.
Wright, G.A. 2015. Olfaction: Smells Like Fly Food. Current Biology. 25(4), R144–R146.
Yuriatni, Salmah S., Dahelmi. 2011. Keragaman Lalat (Cyclorrapha: Diptera) dan Parasit Usus yang Dibawanya di Kabupaten dan Kota Solok Sumatera Barat. Tesis. Padang: Universitas Andalas.