Optimasi Media Pertumbuhan Alternatif Mikroalga Lokal Air Gambut Kalimantan Tengah dengan Metode Response Surface Methodology
Optimization of Alternative Growth Media for Local Microalgae from Peat Water Ecosystem of Central Kalimantan Using Response Surface Methodology
Abstract
Mikroalga merupakan sumber biomassa berpotensi tinggi untuk produksi bioenergi, pangan, dan bioproduk berkelanjutan, namun biaya media kultur sintetis masih menjadi kendala utama dalam skala produksi massal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan media pertumbuhan alternatif berbasis air gambut Kalimantan Tengah yang diperkaya dengan filtrat kotoran ayam dan limbah cair tempe sebagai sumber nutrisi alami bagi mikroalga Chlorella sp. dan Spirulina sp.. Penelitian dilakukan menggunakan metode Response Surface Methodology dengan rancangan Central Composite Design untuk menentukan kombinasi optimum komposisi media, pH, suhu, dan intensitas cahaya terhadap kepadatan sel dan biomassa kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media 60 : 25 : 15 (air gambut : fitrat kotoran ayam : limbah cair tempe) merupakan formulasi optimum bagi Chlorella sp. dengan kepadatan optik 1,235 dan biomassa 780 miligram per liter, sedangkan komposisi 50%, 30%, dan 20% merupakan kondisi terbaik bagi Spirulina sp. dengan kepadatan optik 1,312 dan biomassa 890 miligram per liter. Model kuadratik yang dihasilkan menunjukkan tingkat akurasi tinggi dengan koefisien determinasi di atas 0,97, menandakan kesesuaian model dengan data eksperimental. Pemanfaatan bahan lokal ini mengurangi pencemaran limbah organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis air gambut dan limbah organik lokal efektif meningkatkan pertumbuhan mikroalga dan mendukung pengembangan bioteknologi hijau berbasis sumber daya lokal Kalimantan Tengah.
Kata kunci : air gambut, kotoran ayam, limbah cair tempe, mikroalga, optimasi media, response surface methodology
References
Adesanya, V.O. et al. 2018. Life cycle assessment on microalgal biodiesel production using wastewater as nutrient source. Applied Energy, 229, pp. 486–498. https://doi.org/ 10.1016/j.apenergy.2018.08.032
Ahmad, A.L. et al. 2017. Optimization of microalgae harvesting using response surface methodology. Biochemical Engineering Journal, 121, pp. 62–70. https://doi.org/ 10.1016/j.bej.2017.01.004
Andersen, R.A. 2017. Algal Culturing Techniques. 2nd ed. Amsterdam: Elsevier.
Arora, N., Patel, A. and Mehtani, J. 2020. Response surface methodology for optimization of nutrient media for Spirulina platensis. Journal of Applied Phycology, 32(4), pp. 2325–2336. https://doi.org/10.1007/s10811-020-02038-3
Borowitzka, M.A. and Moheimani, N.R. 2013. Algae for Biofuels and Energy. Dordrecht: Springer.
Chia, M.A., Lombardi, A.T. and Melão, M.G.G. 2018. Influence of organic matter on the growth of Chlorella vulgaris. Environmental Science and Pollution Research, 25, pp. 26729–26739. https://doi.org/10.1007/ s11356-018-2722-0
Devi, M.P., Subhashini, D.V. and Mohan, S.V. 2019. Microalgae cultivation in nutrient-rich wastewaters for biomass and lipid enhancement. Renewable Energy, 139, pp. 1360–1368. https://doi.org/10.1016/j.renene. 2019.03.031
Gao, F., Yang, Z.H. and Li, C. 2022. Wastewater-derived nutrients for microalgae cultivation: A review on recent advances. Science of the Total Environment, 816, pp. 151605. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.151605
Habib, M.A.B., Yusoff, F.M. and Phang, S.M. 2020. Role of light intensity on the growth and pigment content of Spirulina platensis. Aquaculture International, 28, pp. 1627–1639. https://doi.org/10.1007/s10499-020-00529-7
Herlambang, B., Utomo, P. and Rachman, F. 2021. Pemanfaatan limbah tahu sebagai media kultur Chlorella vulgaris. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, 8(2), pp. 77–84. https://doi.org/10.5614/jbbi.2021.8.2.9
Hossain, A.B.M.S. et al. 2019. Microalgae cultivation and optimization using organic waste substrates. Journal of Cleaner Production, 234, 1384–1393. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2019.06.270
Liu, Z., Liu, J. and Yang, X. 2023. Photoinhibition and reactive oxygen species dynamics in microalgae under high light intensity. Algal Research, 71, pp. 103059. https://doi.org/10.1016/j.algal.2023.103059
Nugroho, A.T., Sari, R. and Mulyani, D. 2022. Pemanfaatan air gambut untuk pertumbuhan mikroalga Chlorella sp. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(3), pp. 457–468. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.457-468
Richmond, A. 2021. Environmental limits for Spirulina growth and productivity. Journal of Applied Phycology, 33(5), pp. 2531–2540. https://doi.org/10.1007/s10811-021-02537-8
Steel, R.G.D. and Torrie, J.H. 1980. Principles and Procedures of Statistics: A Biometrical Approach. 2nd ed. New York: McGraw-Hill.
Sukarno, D., Handayani, A. and Wicaksono, R. 2022. Substitusi media sintetis dengan limbah organik pada kultur mikroalga Chlorella sp. Jurnal Biologi Tropis, 22(2), pp. 156–165. https://doi.org/10.29303/jbt.v22i2.2356
Sun, H., Zhao, W. and Zhang, B. 2017. Statistical optimization of Chlorella pyrenoidosa cultivation using RSM. Bioresource Technology, 244, pp. 1453–1461. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2017.08.083
Tang, D.Y.Y., Khoo, K.S. and Chew, K.W. 2021. Wastewater-based cultivation of microalgae for bioenergy production. Energy Conversion and Management, 244, pp. 114473. https://doi.org/10.1016/j.enconman.2021.114473
Utami, L. and Susanto, R. 2020. Pengaruh ekstrak kotoran ayam terhadap pertumbuhan Spirulina platensis. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 12(1), pp. 45–53. https://doi.org/10.14710/jstl.12.1.45-53
Wu, Z. and Shi, X. 2019. Nutrient dynamics and response optimization in microalgae growth systems. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 112, pp. 472–484. https://doi.org/10.1016/j.rser.2019.06.037












_copy.png)

