Pengaruh Air Rebusan Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans
Effect of Betel Leaf (Piper betle L.) Decoction on the Growth of Candida albicans
Abstract
Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan infeksi kandidiasis pada manusia. Mikroorganisme ini umumnya hidup sebagai flora normal di saluran pencernaan, saluran pernapasan, rongga mulut, dan mukosa vagina, namun dapat menimbulkan penyakit ketika keseimbangan mikroflora terganggu. Salah satu alternatif bahan alami yang berpotensi sebagai antijamur adalah daun sirih (Piper betle L.) yang diketahui mengandung minyak atsiri sekitar 4,2% dengan komponen utama berupa senyawa fenol, yaitu betlefenol dan kavikol, yang bersifat fungisidal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas air rebusan daun sirih terhadap pertumbuhan C. albicans. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram. Sampel yang digunakan berupa air rebusan daun sirih yang dibuat dengan merebus 500 g daun sirih dalam 1000 mL akuadest dan digunakan sebagai satu konsentrasi tunggal, dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat pertumbuhan C. albicans, yang diukur menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 4,8 mm, yang termasuk dalam kategori daya hambat lemah. Dengan demikian, air rebusan daun sirih memiliki aktivitas antijamur terhadap C. albicans, meskipun daya hambat yang dihasilkan relatif rendah.
Kata kunci : Candida albicans, daya hambat, daun sirih, Kandidiasis, Piper betle L.
References
Arif, W. W. 2020. Uji daya hambat air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Repository Upertis. http://jurnal.stikesalfatah.ac.id
Berkow, E. L., Lockhart, S. R., & Ostrosky-Zeichner, L. 2020. Antifungal susceptibility testing: Current approaches. Clinical Microbiology Reviews, 33(3). https://doi.org/10.1128/CMR.00069-19
Devi, A. M., Hidayat, A. F., & Priani, S. E. 2020. Formulasi sediaan spray gel mengandung nanoemulsi minyak cengkeh (Syzygium aromaticum L.) untuk kandidiasis oral. Prosiding Farmasi, 6(2),pp.567–574. http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/farmasi/article/view/23332
Ernawati, P., Yunus, R., & Fauzi, A. Z. 2020. Uji daya hambat air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Repository Poltekkes-KDI. http://repository.poltekkes-kdi.ac.id
Hakim, L., Ramadhian, M. R., Kedokteran, F., & Lampung, U. 2015. Kandidiasis oral (Oral Candidiasis). 4(December 2015),pp.53–57. https://www.researchgate.net
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Pusat data dan informasi kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. [Online] Tersedia pada: https://www.neliti.com [Diakses 20 Juli 2025].
Nayaka, N. M. D. M. W., Sasadara, M. M. V., Yuda, P. E. S. K., Dewi, N. L. K. A. A., Sanjaya, D. A., Cahyaningsih, E., & Hartati, R. 2021. Piper betle (L): Recent review of antibacterial and antifungal properties, safety profiles, and commercial applications. Molecules, 26(8),pp.2321. https://doi.org/10.3390/molecules26082321
Noer, S., Pratiwi, R. D., & Gresinta, E. 2018. Penetapan kadar senyawa fitokimia (tanin, saponin dan flavonoid) sebagai kuersetin pada ekstrak daun inggu (Ruta angustifolia L.). Jurnal Eksakta, 18(1),pp.19–29. https://doi.org/10.20885/eksakta.vol18.iss1.art3
Patra, B., Sahu, A., Meena, R., & Pradhan, S. N. 2021. Estimation of genetic diversity in Piper betle L. based on the analysis of morphological and molecular markers. Letters in Applied NanoBioScience, 10(2),pp.2240–2250. https://doi.org/10.33263/LIANBS102.22402250
Rahmah, N., & KN, A. R. 2018. Uji Fungistatik Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Candida albicans. Bioscientiae, 7(2). https://doi.org/10.20527/b.v7i2.180
Rezeki, S., Chismirina, S., & Iski, A.2017. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. JDS (Journal of Syiah Kuala Dentistry Society), 2(1),pp.52–62.
Sari, N. K. Y., Permatasari, A. A. A. P., & Sumadewi, N. L. U. 2019. Uji Aktivitas Anti Fungi Ekstrak Daun Kamboja Putih (Plumeria acuminata) terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans. Jurnal Media Sains, 3(1),pp.28–31.
Sivareddy, B., Reginald, B. A., Sireesha, D., Samatha, M., Reddy, K. H., & Subrahamanyam, G. 2019. Antifungal activity of solvent extracts of Piper betle and Ocimum sanctum Linn on Candida albicans: An in vitro comparative study. Journal of Oral and Maxillofacial Pathology, 23(3), 333–337. https://doi.org/10.4103/jomfp.JOMFP_167_19.












_copy.png)

