Penurunan Kadar Tembaga (Cu) dengan Biostimulasi Glukosa pada Bakteri Indigenous dari Sungai Bedera Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara

Reducing Copper (Cu) Levels by Glucose Biostimulation in Indigenous Bacteria from the Bedera River, Medan Marelan District, Medan City, North Sumatra

  • Resti Ayunda Lubis UIN Sumatera Utara Medan
  • Rizki Amelia Nasution Program Studi Biologi, Fakultas Sains & Teknologi, UIN Sumatera Utara
  • Leni Widiarti Laboratorium Mikrobiologi, UIN Sumatera Utara

Abstract

Sungai Bedera adalah sungai yang tergolong tercemar logam berat akibat pembuangan limbah rumah tangga dan industri yang memiliki kadar logam berat tembaga (Cu) yang tinggi yaitu 0,6518 mg/L. Cara yang dilakukan untuk menurunkan kadar logam berat tembaga (Cu) adalah dengan memanfaatkan bakteri Indigenous. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri indigenous dari Sungai Bedera dan menguji kemampuannya dalam menurunkan kadar Cu. Bakteri Indigenous diberi perlakuan dengan nutrisi tambahan yaitu biostimulan glukosa. Metode yang dilakukan yaitu isolasi bakteri indigenous, uji resistensi bakteri dengan menghitung nilai Optical Density (OD) menggunakan spektrofotometer Uv-Vis dan proses penurunan kadar logam berat (Cu) dilakukan dengan metode SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Hasil uji menggunakan One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan nyata antarperlakuan (Sig. < 0,05). Empat genus bakteri indigenous yang berhasil diidentifikasi memiliki kemampuan menurunkan kadar logam berat tembaga (Cu) yaitu Enterococcus, Bacillus, Corynebacterium, dan Staphylococcus. Persentase penurunan Cu tanpa biostimulan glukosa pada masing-masing bakteri Enterococcus, Bacillus, Corynebacterium dan Staphylococcus adalah 51,49%, 40,65%, 29,39%, dan 20,70%. Persentase penurunan Cu dengan penambahan biostimulan glukosa pada masing-masing bakteri Bacillus, Enterococcus, Staphylococcus dan Corynebacterium adalah (77,60%), (72,28%), (66,66%), dan (60,63%). Bakteri indigenous yang paling tinggi dalam menurunkan  kadar tembaga (Cu) dengan penambahan biostimulan glukosa adalah Bacillus dengan persentase penurunan 77,60% dan bakteri indigenous yang paling rendah dalam menurunkan  kadar tembaga (Cu) tanpa penambahan biostimulan glukosa adalah Staphylococcus  dengan persentase penurunan 20,70%.


Kata kunci : Bakteri Indigenous, Biostimulan, Logam Berat Tembaga (Cu), dan Sungai Bedera

References

Amalia, A., Mayasari, U., & Nasution, R. A. 2024. Bioremediasi Merkuri (Hg) Dengan Pemanfaatan Bakteri Indigenous dari Kawasan Sungai Tercemar Limbah Pertambangan Emas Batangtoru. Spizaetus: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 5(1),pp. 110.
Guo, D.-J., Singh, R. K., & Pratiksha Singh, D.-P. L. 2020. Complete Genome Sequence of Enterobacter roggenkampii ED5 , a Nitrogen Fixing Plant Growth Promoting Endophytic Bacterium With Biocontrol and Stress Tolerance Properties , Isolated From Sugarcane Root. Frontiers in Microbiology,pp. 11.
Hidayati, N., Sukmana, D. J., Ariami, P., Urip, U., & Fihiruddin, F. 2024. Pengaruh Penambahan Glukosa terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli pada Media Pemupuk Nutrient Broth (NB). JSN : Jurnal Sains Natural, 2(2),pp. 48–52.
Irawati, W., Ambarita, P. P., Sihombing, D. L., Shaday, V. El, Advenita, R., & Marvella, E. B. 2022. Isolation and characterization of indigenous copper resistant bacteria from Yogyakarta tannery factory waste. Jurnal Biologi Tropis, 22,pp.795–802.
Kosasi, C., Lolo, W. A., & Sudewi, S. 2019. Isolasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Dari Bakteri Yang Berasosiasi Dengan Alga Turbinaria ornata (Turner) J. Agardh Serta Identifikasi Secara Biokimia. Pharmacon, 8(2), 351.
Paundanan, M., Ikbal, Fachruddin, Akmal Khaery. 2023. Studi Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) Dan Tembaga (Cu) Berdasarkan Nilai Ambang Batas (NAB) Di Sungai Motui Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Ilmu Alam Dan Lingkungan, 14(1),pp.1–7.
Prihanto, A. A., Timur, H. D. L., Jaziri, A. A., Nurdiani, R., & Padarameswari, K. A. 2018. Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Endofit Mangrove Sonneratia Alba Penghasil Enzim Gelatinase Dari Pantai Sendang Biru, Malang, Jawa Timur. Indonesia Journal of Halal, 1(1),pp.31.
Rahadi, Bambang, Liliya Dewi Susanawati, R. A. 2019. Bioremediasi Logam Timbal (Pb) Menggunakan Bakteri Indigenous Pada Tanah Tercemar Air Lindi (Leachate). Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 6(3),pp. 11–18.
Yu, W., Chen, Z., Ye, H., Liu, P., Li, Z., Wang, Y., & Li, Q. 2017. Effect of glucose on poly γ glutamic acid metabolism in Bacillus licheniformis. Microbial Cell Factories,pp.1–10.
Published
2025-12-31
How to Cite
LUBIS, Resti Ayunda; NASUTION, Rizki Amelia; WIDIARTI, Leni. Penurunan Kadar Tembaga (Cu) dengan Biostimulasi Glukosa pada Bakteri Indigenous dari Sungai Bedera Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, [S.l.], v. 7, n. 4, p. 403-410, dec. 2025. ISSN 2714-8564. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/18072>. Date accessed: 02 mar. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2025.7.4.18072.
Section
Articles