Identifikasi Cemaran Escherichia coli pada Lele (Clarias gariepinus) dari Dua Lokasi Budidaya di Blitar dengan Metode MPN
Identification of Escherichia coli Contamination in Catfish (Clarias gariepinus) from Two Aquaculture Sites in Blitar Using the Most Probable Number (MPN) Method
Abstract
Lele (Clarias gariepinus) merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang digemari oleh masyarakat Indonesia, termasuk di Blitar. Tingginya konsumsi masyarakat mendorong peningkatan produksi lele. Lele yang relatif tahan terhadap lingkungan kurang baik seperti air kotor, keruh, dan oksigen terbatas, sering dimanfaatkan pembudidaya untuk memudahkan pemeliharaan dengan tetap memperoleh hasil panen. Akan tetapi, kondisi tersebut berpotensi mengalami cemaran patogen termasuk Escherichia coli yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi awal mengenai cemaran E. coli pada lele dari dua lokasi budidaya di Blitar. Sampel yang digunakan masing-masing 3 ekor lele yang berasal dari budidaya Kelurahan A dan Desa B. Pengujian cemaran E. coli menggunakan metode MPN mengacu SNI 01-2332.1-2006. Hasil uji didapatkan adanya cemaran E. coli di kedua budidaya, di budidaya Kelurahan A sebanyak 93 hingga lebih dari 1100 MPN/gram dan Desa B sebanyak 3,0 hingga 9,2 MPN/gram. Berdasarkan SNI 7388:2009, seluruh sampel lele melebihi batas maksimum cemaran E. coli sehingga tidak memenuhi standar mutu mikrobiologis ikan segar. Namun, sumber dari kontaminasi tersebut masih belum bisa ditentukan pada penelitian ini.
Kata kunci: Escherichia coli, Cemaran mikrobiologis, Clarias gariepinus, Akuakultur, MPN
References
Dahliana, B., Hasmidar, H., & Jumardi, J. 2023. Strategi pengembangan budidaya ikan lele (Clarias sp.) pada kolam terpal. Jurnal Pertanian Agros, 25(2), pp.1291–1298.
Badan Standardisasi Nasional. 2006. SNI 01-2332.1-2006: Cara uji mikrobiologi – Bagian 1: Penentuan coliform dan Escherichia coli pada produk perikanan. Jakarta: Badan.
Badan Standardisasi Nasional. 2009. SNI 01-7388-2009: Batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan. Jakarta: BSN.
Bhat, S. U., & Qayoom, U. 2021. Implications of sewage discharge on freshwater ecosystems. In T. Zhang (Ed.), Sewage - Recent Advances, New Perspectives and Applications. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.100770.
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. 2024. Laporan kinerja instansi pemerintah daerah (LKJIP) TA. 2023. Blitar: Pemerintah Kabupaten Blitar.
Farida, I. & Dewi, N.P.K. 2024. Identifikasi bakteri Escherichia coli pada ikan pelagis dan demersal menggunakan metode kultur dan polymerase chain reaction (PCR). Aurelia Journal, 6(2), 167–174.
Fitri, E.W., Rastina, R., Fakhrurrazi, F., Abrar, M., Eliawardani, E. & Helmi, T.Z. 2022. Jumlah bakteri Escherichia coli pada lele (Clarias gariepinus) asap di pasar tradisional Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, 6(3), pp.112–120.
Food and Drug Administration. 1998. Bacteriological analytical manual. 8th ed. Washington DC: FDA.
Hakim, L., Utama, C. S., & Sumarsih, S. 2014. Keberadaan bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada limbah pabrik pakan unggas (pakan ceceran) yang difermentasi dengan starter fungsional. Animal Agriculture Journal, 3(3), pp.457–462.
Kamaliah. 2017. Kualitas sumber air Tangkiling yang digunakan sebagai air baku air minum Isi ulang dari aspek uji MPN total coliform. Jurnal Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 2(2), pp.5–12.
Khakim, L. & Rini, C.S. 2018. Identifikasi Escherichia coli dan Salmonella sp. pada air kolam renang Candi Pari. Medrica, 1(2), pp.84–93.
Kurniati, E., Huy, V.T., Anugroho, F., Sulianto, A.A., Amalia, N. & Nadhifa, A.R. 2020. Analisis pengaruh pH dan suhu pada desinfeksi air menggunakan microbubble dan karbondioksida bertekanan. JPSL (Jurnal Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan), 10(2), pp.247–256. doi: 10.29244/jpsl. 10.2.247-256.
Kusumo, A.B., Jayadipraja, E.A. & Sunarsih. 2020. Hubungan sistem pengelolaan air limbah tangki septik dengan kandungan Escherichia coli terhadap kualitas air sumur gali. Cendekia Utama: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 9(1), pp.1–9.
Primawestri, M., Sumardianto, S. & Kurniasih, R.A. 2023. Karakteristik stik lele (Clarias gariepinus) dengan perbedaan rasio daging dan tulang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 5(1), pp.44–51. doi: 10.14710/jekk. v%vi%i.13201.
Rahayu, W. P., Nurjanah, S., & Komalasari, E. 2018. Escherichia coli: Patogenitas, Analisis dan Kajian Risiko. Bogor:IPB Press.
Subhaktiyasa, P.G. 2024. Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), pp.2721–2731. doi: 10.29303/jipp.v9i4.2657.












_copy.png)

