Kualitas Preparat Awetan Daun & Batang Citrus sp. dengan Variasi Ketebalan Irisan

Quality of The Preserved Preparation in Leaf and Stem Citrus sp. with Various of Cutting Thickness

  • Gemma Galgani Kharisma Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana
  • Wida Hening Sukma Crisdiati Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana

Abstract

Preparat awetan merupakan objek yang diamati di bawah mikroskop dan menjadi media pembelajaran pada kegiatan praktikum. Salah satu tahap pada pembuatan preparat yaitu tahap pemotongan (sectioning) dengan mikrotom yang memperhatikan ukuran ketebalan irisan untuk menghasilkan preparat yang baik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan irisan kualitas 6 µm, 8 µm, 10 µm, dan 12 µm terhadap kualitas dan kelayakan hasil preparat awetan daun & batang Citrus sp. Penelitian dilakukan secara eksperimen dan pembuatan preparat melalui tahapan sesuai prinsip mikroteknik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif terhadap kualitas dan kelayakan preparat serta hipotesis diuji secara statistik dengan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji post hoc. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi ketebalan irisan berpengaruh terhadap kualitas dan kelayakan hasil preparat awetan daun & batang Citrus sp. yang ditunjukkan dengan hasil gambaran mikroskopis dan skor rerata penilaian kualitas preparat yang berbeda pada setiap perlakuan. Hasil rata-rata persentase kualitas dan kelayakan preparat batang Citrus sp. yaitu : 94.00% (6 µm); 92.00% (8 µm); 89.67% (10 & 12 µm) sedangkan preparat daun Citrus sp. : 93.67% (6 µm); 94.34% (8 µm); 86.00% (10 µm); 79.67% (12 µm). Hasil tersebut menunjukkan kriteria sangat layak sehingga preparat awetan dapat digunakan untuk pengamatan jaringan tumbuhan pada praktikum struktur perkembangan tumbuhan. Ketebalan irisan 6 & 8 µm sangat layak digunakan untuk pembuatan preparat awetan batang dan daun Citrus sp. berdasarkan indikator penilaian kontras warna dan kejelasan preparat.


Kata kunci : ketebalan irisan, kualitas preparat, Citrus sp.

References

Ariyadi, T., & Suryono, H. 2017. Kualitas Sediaan Jaringan Kulit Metode Microwave dan Conventional Histoprocessing Pewarnaan Hematoxylin Eosin. Jurnal Labora Medika, 1(1),pp.7-11.
Aulina, N., & Iswara, A. 2019. Perbandingan Kualitas Sediaan Organ Ginjal Tikus Sprague Dawley Dengan Fiksasi 24 jam + 2 minggu Menggunakan BNF 10% dan Alkohol 70% Pada Pewarnaan HE. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Chlipala, E., Bendzinski, C. M., Chu, K., Johnson, J. I., Brous, M., Copeland, K., & Bolon, B. 2020. Optical Density Based Image Analysis Method For The Evaluation of Hematoxylin and Eosin Staining Precision. Journal of Histotechnology, 43(1),pp.29-37.
Dafrita, I. E., & Sari, M. 2020. Senduduk dan Ubi Jalar Ungu Sebagai Pewarna Preparat Squash Akar Bawang Merah. Jurnal Pendidikan Biologi, 5(1),pp.46-55.
Digambrio, R. A., & Parwanto, E. 2024. Panduan Prosesing Dan Pewarnaan Jaringan dalam Histopatologi. Klaten: Penerbit Lakeisha.
Gunawan, D. L. 2019. Kualitas Preparat Organ Tanaman Apel (Malus dosmetica) dengan Pewarna Alami Ekstrak Pinang (Arecha cateche L.) Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA. In Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.
Indasari, I. N., Budiono, J. D., & Wisanti. 2013. Wenter Sebagai Pewarna Alternatif Dalam Pewarnaan Media Preparat Jaringan Batang dan Akar Tumbuhan Pletekan (Ruellia sp.) dan Beluntas (Pluchea indica). Bioedu, 2(1),pp.35-39.
Iriani, D., & Yusfiati. 2015. Buku Ajar Mikroteknik. UR Press.
Khasanah, N., Mukarlina, & Zakiah, Z. 2022. Struktur Anatomi Akar, Batang Dan Daun Citrus (Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle, Citrus madurensis Lour, Citrus nobilis L. var. microcarpa) di Kalimantan Barat. Protobiont, 11,pp.38-43.
Megias, M., Molist, P., & Pombal, M. 2025. Atlas of Plant and Animal Histology. Retrieved August 18, 2025, from https://mmegias.webs.uvigo.es/02-english/6-tecnicas/4-mparafina.php
Sa'diyah, R. A., Budiono, J. D., & Suparno, G. 2015. Penggunaan Filtrat Kunyit (Curcuma domestica Val.) Sebagai Pewarna Alternatif Jaringan Tumbuhan Pada Tanaman Melinjo (Gnetum gnemon). Bioedu, 4(1), pp.765-769.
Sumanto, D. 2014. Belajar Sitohistoteknologi Untuk Pemula. Semarang: Ikatan Analis Kesehatan Indonesia Semarang (IAKIS).
Sumarno, & Manshuri, A. G. 2016. Persyaratan Tumbuh dan Wilayah Produksi Kedelai di Indonesia. (P. P. Pangan, Ed.) Malang: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.
Wagiyanti, H., & Noor, R. 2017. Red Dragon Fruit (Hylocereus costaricensis Britt. Et R.) Peel Extract As A Natural Dye Alternative In Microscopic Observation Of Plant Tissues: The Practical Guide In Senior High School. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 3(3), pp.232-237.
Yeung, E. C., Stasolla, C., Sumner, M. J., & Huang, B. Q. 2015. Plant Microtechniques and Protocols. Springer International Publishing AG Switzerland.
Published
2025-12-31
How to Cite
KHARISMA, Gemma Galgani; CRISDIATI, Wida Hening Sukma. Kualitas Preparat Awetan Daun & Batang Citrus sp. dengan Variasi Ketebalan Irisan. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, [S.l.], v. 7, n. 4, p. 360-368, dec. 2025. ISSN 2714-8564. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/17389>. Date accessed: 02 mar. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2025.7.4.17389.
Section
Articles