Inventarisasi Keanekaragaman Tumbuhan Bryophyta Di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang Magelang Jawa Tengah
Inventory of Bryophyte Plant Diversity in The Kedung Kayang Waterfall Area, Magelang Central Java
Abstract
Bryophyta merupakan tumbuhan tingkat rendah yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya pada lingkungan lembab seperti Kawasan air terjun. Meskipun keanekaragaman Bryophyta di Indinesia tergolong tinggi, data spesies di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan Bryophyta di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang, serta menganalisis kondisi abiotik yang mendukung pertumbuhannya. Pengambilan data dilakukan pada April 2025 menggunakan metode purposive sampling dengan model line transect sepanjang 10 m pada empat stasiun, masing-masing terdiri dari empat plot berukuran 1×1 meter. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran faktor abiotik (suhu udara, suhu tanah, pH tanah, intensitas cahaya, dan kelembapan), serta identifikasi morfologi menggunakan mikroskop stereo dengan mengacu pada buku Tumbuhan Lumut di Kampus UGM serta didukung oleh aplikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 spesies Bryophyta yang tergolong dalam 5 kelas, 7 ordo, 11 famili, dan 13 genus. Kelas Bryopsida merupakan kelas yang paling mendominasi, dengan struktur morfologi yang adaptif terhadap berbagai substrat. Faktor abiotik lokasi penelitian berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan Bryophyta, yakni suhu udara 25℃, suhu tanah 21℃, pH tanah 5,9, intensitas cahaya 718 LUX, dan kelembapan udara 69,2%. Meskipun demikian, tingkat keanekaragaman spesies tergolong relatif terbatas, yang diduga disebabkan oleh keterbatasan luas area pengambilan sampel dan variasi substrat. Penelitian ini menegaskan pentingnya konservasi habitat alami sebagai tempat tumbuhnya tumbuhan Bryophyta.
Kata kunci: Bryophyta, Kedung Kayang, keanekaragaman hayati, faktor abiotik
References
Azwad, R., Tavita, GE, & Prayogo, H. (202. Jenis-Jenis Lumut (Bryophyta) Di Hutan Sekunder Desa Sepandan Kecamatan Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Hutan Lestari, 8 (2).
Buton, K. B. 2020. Inventarisasi Jenis-Jenis Lumut (Bryophyta) di Daerah Aliran Sungai Kabura-Burana Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan.
Damayanti, L. 2006. Koleksi BryophytaTaman Lemun Kebun Raya Cibodas. Lembagan Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Ergiana, H., Wiryani, E., & Jumari. 2013. Bryoflora Terestrial Di Zona Tropik Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Jurnal Biologi. 2 (1),pp. 65–71.
Febriansah, R., Setyowati, E., & Fauziah, A. 2019. Identifikasi keanekaragaman Marchantiophyta di kawasan air terjun Parangkikis Pagerwojo Tulungagung. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P), 6(2),pp.57-61.
Firdaus, F. 2020. Keanekaragaman Dan Pola Distribusi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Jawa Timur. 2507(February),pp. 1–9.
Fitantri, R., & Anif, S. 2017. Inventarisasi Dan Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Giribangun, Wetankali, Girilayu, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Gradstein, S. R. 2017. Guide to the Liverworts and Hornworts of Java Guide To The Liverworts And Hornworts Of Java Illustrations: Achmad Satiri Nurmann Lee Gaikee Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology.
Hasan & Arriyanti. 2004. Mengenal Bryophyta (Lumut) Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Cibodas: Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Husain, Z., Pikoli, S. W., Salam, N., Uno, W. D., Kumaji, S. S., & Febrianti, F. 2022, December Variasi morfologi lumut (Bryophyta) di area kampus Bone Bolango Universitas Negeri Gorontalo. In Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa, Vol. 1, No. 2, pp. 72-80.
Jasmida, U. 2021. Identifikasi Tumbuhan Lumut (BRYOPHYTA) di kawasan Stasiun Riset Penelitian SuaQ Balimbing Sebagai Referensi Praktikum Matakuliah Botani Tumbuhan Rendah.
Karomah, S. D., Gurnita, Ibrahim, Y., & Universitas Pasundan. 2020. Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut Hati (Marchantiophyta)Di Hutan Cagar Alam Situ Patenggang. Bio. & Pend.Bio., 5(2),pp.21–25.
Kharis Triyono. 2013. Keanekaragaman hayati dalam menunjang ketahanan pangan. Jurnal Inovasi Pertanian, 11 (1),pp.12-22.
Marhento, G., & Zaenab, C. 2021. Biodiversitas lumut epifit di gunung kendang dalam kawasan taman nasional gunung halimun salak Jawa Barat. Journal of Tropical Ethnobiology,pp. 78-82
Marheny Lukitasari. 2018. Mengenal Tumbuhan Lumut (Bryophyta) deskripsi, klasisikasi, potensi dan cara mencarinya. In Https://Medium.Com/ (Issue).
Mubarokah, Z. 2023. Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Terestrial Di Sumber Suceng Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Mulyani, E., Perwati, L. K., & Murningsih, M. 2014. Lumut Daun Epifit Di Zona Tropik Kawasan Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi. Vol 16 (2),pp.76.
Munir, A., Darlian, L., & Aryanto, A. 2024. Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Hutan Lindung Nanga-Nanga Papalia Kota Kendari. Ampibi: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 9(1),pp. 72-77.
Nadhifah, A., Zakiyyah, K., & Noviady, I. 2017. Keanekaragaman lumut epifit pada marga Cupressus di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat. Jurnal Pros Sem Nas Biodiv Indo, 3(3),pp.396–400. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m030317
Nahlunnisa, H., Zuhud, E. A. M., & Santosa, Y. 2016. Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Di Areal Nilai Konservasi Tinggi (NKT) Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Riau. Jurnal Media Konservasi, 21(1),pp. 91–98.
Nuroh Bawaihaty. 2014. Keanekaragaman Jenis Lumut di Taman Hutan Raya Sesaot Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Sains, 2(2).
Pasaribu, P. O., Hafidhuddin, I., Darmawan, A. M., Arnelya, A., Putri, M., Asharo, R. K., Priambodo, R., & Rizkawati, V. 2022. Identifikasi Lumut di Kawasan Taman Nasional Situ Gunung Sukabumi. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), pp.165–169.
Peng, T., & Zhu, R. L. 2013. A revision of the genus Anthoceros (Anthocerotaceae, Anthocerotophyta) in China. Phytotaxa, 100(1) ,pp.21-35.
Repik Febriansah. 2019. Inventarisasi Tumbuhan Lumut Di Kawasan Air Terjun Parang Kikis Desa Gambiran Kecamatan Pagerwojo Tulungagung.pp.1–23.
Rifqiawati, I., Ramadhani, I. C., Nurjanah, L. S., & Khodijah, T. I. 2024. Identifikasi Morfologi Dicranoweisia cirrata, Hypnum cupressiforme, dan Trichostonum brachydontium Di Kawasan Hutan Kota Serang, Banten. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 6(1),pp.1–12. https://doi.org/10.31289/jibioma.v6i1.2587
Samuel Yohendri*, R. dan Z. Z. 2021. Inventarisasi lumut daun di kecamatan entikong kabupaten sanggau Kalimantan barat. 01(01),pp.42–56.
Shahabuddin, H. P., Noerdjito, W. A., & Manuwoto, S. 2005. Penelitian biodiversitas serangga di Indonesia: Kumbang tinja (Coleoptera: Scarabaeidae) dan peran ekosistemnya. Biodiversitas, 6(2),pp. 141-146.
Solihat, S. S., & Kurnia, M. F. 2021. Identifikasi Morfologi Marchantia polymorpha dan Leucobryum glaucum di Bojong Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Sujadmiko, H., & Vitara, P. E. 2021. Tumbuhan Lumut di Kampus UGM. UGM PRESS.
Wahyuningsih, EP, & Martiwi, INA 2025. Keanekaragaman Lumut Berdasarkan Jenis Substrat di Kawasan Wisata Karangkamulyan Kabupaten Ciamis. Jurnal Biologi Tropis, 25 (1),pp. 517-528
Wati, T. K., Kiswardianta, B., & Sulistyarsi, A. (2016). Keanekaragaman Hayati Tanaman Lumut (Bryophitha) Di Hutan Sekitar Waduk Kedung Brubus Kecamatanpilang Keceng Kabupaten Madiun. Florea : Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 3(1),pp.46. https://doi.org/10.25273/florea.v3i1.787
Winarti, L., & Syahar, F. (2018). Potensi Fisik Air Terjun 12 Tingkat dan Air Terjun Pancuran Rayo di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Jurnal Buana, 2(5),pp.459. https://doi.org/10.24036/student.v2i5.248
Yohendri, S., Rafdinal, R., & Zakiah, Z. (2021). Inventarisasi Lumut Daun (Kelas Musci) di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Journal of Biotechnology and Conservation in Wallacea, 1(1),pp.42-56












_copy.png)

