Mortalitas Kecoak Jerman Blattella germanica L. (Dictyoptera: Blattellidae) yang terdedah Biopestisida BIO-P60 berbasis Bakteri Pseudomonas fluorescens P60

Mortality of German Cockroaches (Blattella germanica L.) exposed to the Biopesticide BIO-P60 based on the Pseudomonas fluorescens P60 bacteria

  • Wahyu Puji Lestari Universitas Jenderal Soedirman
  • Dwiana Muflihah Yulianti
  • Trisnowati Budi Ambarningrum

Abstract

Kecoak merupakan salah satu vektor yang berada di lingkungan permukiman yang dapat menyebarkan berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Salah satunya yaitu kecoak Jerman (Blattella germanica). Kecoak Jerman perlu dikendalikan dengan metode yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mortalitas kecoak Jerman yang terdedah biopestisida BIO-P60. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari umpan yang mengandung biopestisida BIO-P60 dengan konsentrasi 60, 65, 70, 75, 80, 85, dan 90% serta kontrol positif menggunakan fipronil 0,05% dan kontrol negatif hanya menggunakan umpan tanpa insektisida. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Pengamatan mortalitas dilakukan selama enam hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata antara perlakuan BIO-P60 pada konsentrasi 75-90% dengan kontrol negatif (p≤0.05). BIO-P60  konsentrasi 75-90% dapat menyebabkan mortalitas ≥50% dalam waktu enam hari, sedangkan kontrol  fipronil dapat mencapai mortalitas 100% dalam waktu 16 jam.


Kata kunci : biopestisida, BIO-P60, kecoak Jerman, mortalitas, Pseudomonas fluorescens P60.

References

Aditiara, H., 2016. Mortalitas Beberapa Spesies Kutu Daun yang Disebabkan Perlakuan Mikroba Antagonis Pseudomonas fluorescens. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Ahmad, I., & Suliyat, S., 2011. Development of Fipronil Gel Bait Against German Cockroaches, Blattella germanica (Dictyoptera: Blattellidae): Laboratory and Field Performance in Bandung, Indonesia. Journal of Entomology, 8(3), pp.288-294.
Arimurti, A.R.R., & Kamila, D., 2018. Efektivitas Minyak Atsiri Serai Wangi (Combypogon nardus) sebagai Insektisida Alami untuk Kecoa Amerika (Periplaneta americana). The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist, 1(1), pp.55–60.
Buczkowski, G., 2019. Trap-treat-release: horizontal transfer of fipronil in field colonies of black carpenter ants, Camponotus pennsylvanicus. Pest Management Science, 75(8), pp. 2195-2201.
Chairunisa, I., 2014. Uji Potensi Isolat Bakteri Pseudomonas fluorescens dalam Mengendalikan Hama Helicoverpa armigera. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Dono, D., Hidayat, S., Nasahi, C. & Anggraini, E., 2008. Pengaruh Ekstrak Biji Barringtonia asiatica L. (Kurz)(Lecythidaceae) terhadap Mortalitas Larva dan Fekunditas Crocidolomia pavonana F. (Lepidoptera:Pyralidae). Jurnal Agrikultura, 19(1), pp.5-14.
Hajar, I.F., Ambarningrum, T.B., & Pratiknyo, H., 2020. Ketertarikan dan Kesukaan Kecoak Jerman Blatella germanica L. (Dictyoptera: Blattellidae) terhadap Fagostimulan Berbeda. Jurnal Bioeksakta, 2(2), pp.255–260.
Irsad, Shahid, M., Haq, E., Mohamed, A., Rizvi, P.Q., & Kolanthasamy, E. 2023. Entomopathogen-based biopesticides: insights into unraveling their potential in insect pest management. Front. Microbiol. 14:1208237. doi: 10.3389/fmicb.2023.120823
Jannatan, R., Rahayu, R. & Santoso, P., 2013. Laju Respirasi Kecoak Jerman (Blattella germanica, Dictyoptera; Blattellidae) yang Resisten terhadap Insektisida. Jurnal Biologi Unand, 2(4), pp.262-268. https://doi.org/10.25077/jbioua.2.4.%p.2013
Javandira, C., Aini, L.Q., & Abadi, A.L., 2013. Pengendalian Penyakit Busuk Lunak Umbi Kentang (Erwinia carotovora) dengan Memanfaatkan Agens Hayati Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 1(1), pp.90-97.
Kusumawati, D. E., & Istiqomah, I., 2022. Buku Ajar Pestisida Nabati sebagai Pengendali OPT. 1st ed. Malang: Madza Media.
Merzendorfer, H., & Zimoch, L., 2003. Chitin Metabolism in Insects: Structure, Function and Regulation of Chitin Synthases and Chitinases. Journal of Experimental Biology, 206(24), pp.4393-4412.
Rahmawati, R., Mukarlina, M., Zakiah, Z., Khotimah, S., Linda, R., Turnip, M., Nugraheni, D.K., Meilani, L.D., Indriani, A., & Prawiga, B. D., 2023. Edukasi Penggunaan Metabolit Sekunder Mikroba sebagai Biopestisida untuk Ketahanan Tanaman Bagi Ibu-Ibu Petani di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), pp.1583-1590.
Rihibiha, D.D., & Friliansari, L.P., 2021. Isolasi Enterobacteriaceae pada Kecoa (Periplaneta americana) di Area Perumahan di Kota Cimahi. Jurnal Kesehatan Kartika, 16(1), pp.17-21.
Robea, M.A., Nicoara, M., Pplavan, G., Strugaru, S.A., Ciobica, A. 2018. Journal of Survey in Fisheries Sciences. 5(1) 20-31
Rostaman, R., Soesanto, L., & Bait, E.A.N., 2019. Perlakuan Metabolit Sekunder Asal Bakteri Pseudomonas fluorescens terhadap Serangga Helicoverpa armigera (Lepidoptera: Noctuidae). In Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) Cabang Palembang, 1(1), pp.372-379.
Ramyasmruthi S, O Pallavi, S Pallavi, K Tilak, S Srividaya., 2012. Chitinolyticand Secondary Metabolite Producing Pseudomonas fluorescens Isolated from Solanaceae Rhizosphere Effective Aginst Boad Spectrum Fungal Phytopathogen. Asian J Plant Science and Research, 2 (1), pp.16-24.
Yunianti, L. 2016. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle) sebagai Insektisida Alami terhadap Mortalitas Walang Sangit (Leptocorisa acuta). Skripsi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Yogyakarta
Yusuf, A. I., Aini, F., Maritsa, H. U., & Riany, H., 2024. Aktivitas Kitinase dari Aktinobakteri sebagai Biokontrol Ganoderma boninense. Berita Biologi, 23(2), pp.227-234.
Published
2025-12-31
How to Cite
LESTARI, Wahyu Puji; YULIANTI, Dwiana Muflihah; AMBARNINGRUM, Trisnowati Budi. Mortalitas Kecoak Jerman Blattella germanica L. (Dictyoptera: Blattellidae) yang terdedah Biopestisida BIO-P60 berbasis Bakteri Pseudomonas fluorescens P60. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, [S.l.], v. 7, n. 4, p. 390-395, dec. 2025. ISSN 2714-8564. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/16382>. Date accessed: 02 mar. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2025.7.4.16382.
Section
Articles