Pengaruh Kemudahan dan Kemanfaatan Sistem Informasi dan Komunikasi Rujukan Maternal terhadap Kinerja Rujukan Puskesmas Studi pada Puskesmas di Kabupaten Banyumas

Main Article Content

Novita Sabjan

Abstract

Angka Kematian Ibu dan Bayi masih menjadi masalah di Indonesia. Demikian pula kondisi di Kabupaten Banyumas. Penataan jejaring rujukan diperlukan untuk efisiensi dan efektifitas rujukan. Program EMAS dari USAID melakukan pendampingan di Kabupaten Banyumas untuk menguatkan pelayanan maternal neonatal, salah satunya dengan membangun sistem rujukan dengan menggunakan sistem informasi dan komunikasi rujukan maternal yang bernama Sijarimas. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh kemudahan dan kemanfaatan penggunaan sistem informasi dan komunikasi rujukan maternal terhadap kinerja rujukan. Penelitian dilakukan pada Puskesmas di Kabupaten Banyumas dengan responden bidan koordinator Puskesmas. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisa yang digunakan untuk menilai adanya pengaruh antara kemudahan dan kemanfaatan terhadap kinerja rujukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil studi menunjukkan dari 39 responden, sebagian besar menyetujui bahwa sistem informasi dan komunikasi rujukan bermanfaat dan mudah untuk digunakan.  Berdasarkan analisis, terdapat kecenderungan peningkatan nilai kemanfaatan saat nilai kemudahan penggunaan sistem informasi dan komunikasi rujukan meningkat. Dan kinerja rujukan tidak dipengaruhi oleh kemudahan dan kemanfaatan penggunaan sistem informasi dan komunikasi rujukan maternal. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti sampel penelitian hanya pada bidan koordinator puskesmas, serta belum mencakup seluruh aspek yang mempengaruhi kinerja rujukan.

Article Details

How to Cite
SABJAN, Novita. Pengaruh Kemudahan dan Kemanfaatan Sistem Informasi dan Komunikasi Rujukan Maternal terhadap Kinerja Rujukan Puskesmas. Performance, [S.l.], v. 25, n. 1, p. 52-59, jan. 2018. ISSN 2615-8094. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/performance/article/view/970>. Date accessed: 20 oct. 2018.
Section
Articles