EMPAT PELAJARAN MENULIS PUISI: ANTARA STRUKTURALISME DAN POSTRUKTURALISME

  • royyan julian Universitas Madura

Abstract

Empat Pelajaran Menulis Puisi karya Ahda Imran menampakkan ciri-cirinya sebagai karya sastra posmodern. Dengan menggunakan konsep-konsep semiotika Ferdinand de Saussure dan dekonstruksi Jacques Derrida sebagai perspektif, tulisan ini bertujuan untuk mengungkap makna keempat puisi tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa kesatuan makna puisi-puisi tersebut berada dalam medan irisan antara strukturalisme dan postrukturalisme. Ambivalensi makna keempat puisi tersebut sekaligus merefleksikan ideologi posmodernisme.

Published
2017-03-20
How to Cite
JULIAN, royyan. EMPAT PELAJARAN MENULIS PUISI: ANTARA STRUKTURALISME DAN POSTRUKTURALISME. Jurnal Lingua Idea, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 59-69, mar. 2017. ISSN 2580-1066. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jli/article/view/498>. Date accessed: 21 oct. 2018.
Section
Articles