Konseptualisasi dalam Gastro Diplomasi: Sebuah Diskusi Kontemporer dalam Hubungan Internasional

  • Riski M. Baskoro President University

Abstract

Abstract
Food has a story and people are the sole object constructing the story. Food also has meaning for a community group,
where tradition, customs, values, and geographical location will determine what kind of dish is placed in a serving
device. In other words, food can not be separated from the cultural aspects of a community group, because of course
every community or a nation has a distinctive style to the food and in the end can set the identity. The concept of
gastronomy is certainly not a rare and peculiar thing, but when it is combined with diplomacy, the story may be
different. A decade and a half ago, a leading weekly magazine raised the news about gastro diplomacy activities and
made International Relations scholars captivated to further interpret this concept. This paper will elaborate the
concepts, practices, and debates surrounding gastro diplomacy regarding disparities to similar concepts. In addition,
this paper also tries to analyze the affiliation of gastro diplomacy with nation branding. The purpose of this paper is
to provide a comprehensive overview of the concept of gastro diplomacy.
Keywords: gastro diplomacy, cultural diplomacy, public diplomacy, nation branding


Abstrak
Makanan memiliki sebuah kisah dan manusia merupakan objek tunggal yang mengkonstruksi kisah itu. Makanan juga
memiliki makna bagi suatu kelompok masyarakat, dimana tradisi, adat istiadat, nilai-nilai sampai letak geografis
akan menentukan hidangan jenis apa yang diletakan dalam sebuah peranti saji. Dengan kata lain, makanan tidak bisa
terlepas dari aspek budaya suatu kelompok masyarakat, karena tentunya setiap kelompok masyarakat ataupun suatu
bangsa memiliki corak yang khas terhadap makanannya dan pada akhirnya dapat menata identitas. Konsep tentang
gastronomi sudah tentu bukan hal langka dan ganjil, namun ketika ini dipadukan dengan diplomasi, ceritanya bisa
lain. Satu setengah dekade lalu, sebuah majalah mingguan terkemuka mengangkat berita tentang aktivitas gastro
diplomasi dan membuat para akademisi Hubungan Internasional terpikat untuk menginterpretasi lebih jauh konsep
ini. Tulisan ini akan mengelaborasi konsep, praktik, dan perdebatan seputar gastro diplomasi mengenai disparitas
terhadap konsep-konsep yang serupa. Selain itu, tulisan ini juga mencoba menganalisis afiliasi gastro diplomasi
dengan nation branding. Tujuan dari tulisan ini untuk memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai konsep
gastro diplomasi.
Kata-kata Kunci: Gastro Diplomasi, Diplomasi Kebudayaan, Diplomasi Publik, Nation Branding

Published
2017-11-15
How to Cite
BASKORO, Riski M.. Konseptualisasi dalam Gastro Diplomasi: Sebuah Diskusi Kontemporer dalam Hubungan Internasional. Insignia Journal of International Relations, [S.l.], v. 4, n. 02, p. 35-48, nov. 2017. ISSN 2597-9868. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/insignia/article/view/666>. Date accessed: 23 july 2018.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.