Variasi Morfologi Jambu Biji (Psidium guajava L.) di Purwokerto dan Sekitarnya

Bahasa Indonesia

  • Dina Hillery Napitupulu University
  • Wiwik Herawati
  • Hexa Apriliana

Abstract

Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan tanaman yang tersebar di daerah tropis termasuk di Indonesia. Produksi buahnya dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan antioksidan dengan kandungan vitamin C. Jambu biji memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi pada variasi daun, batang, biji, bunga, dan buah. Pengetahuan akan keanekaragaman tanaman di tingkat spesies sangat penting sebagai dasar untuk menggali fungsi dan potensi spesies tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi jambu biji dan hubungan kemiripannya di Purwokerto sekitarnya. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel dikoleksi dari daerah Grendeng, Sumbang, dan Pabuaran. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dengan organ pengamatan meliputi: pohon, batang, daun, dan buah. Variasi morfologi antara berbagai kultivar jambu biji dianalisis secara deskriptif. Hubungan kemiripannya dianalisis dengan metode Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean (UPGMA). Berdasarkan hasil pengamatan terdapat tujuh kultivar jambu biji yang tersebar di Purwokerto dan sekitarnya. Ketujuh kultivar tersebut adalah Psidium guajava ‘Merah’ , P. guajava ‘Putih’, P. guajava ‘Kristal Merah’, P. guajava ‘Kristal Putih’, P. guajava ‘Getas’, P. guajava ‘Bangkok’, dan P. guajava ‘Australi’. Hasil fenogram hubungan kemiripan menunjukkan ketujuh kultivar tersebut membentuk dua grup utama. Kultivar yang memiliki hubungan kemiripan tertinggi adalah kultivar Kristal Putih dan Bangkok dengan indeks disimilaritas 0,333. Kultivar yang memiliki hubungan kemiripan terjauh adalah kultivar Kristal Merah dan Getas serta Merah dengan indeks disimilaritas 0,917.

References

Alam, F., Islam, K. D. & Rahman, S. M. M., 2018. Variability among selective guava (Psidium guajava L.) varieties revealed by morphology and RAPD marker. Jahangirnagar University Journal of Biological Sciences.

Alvane, S. H., 2009. Evaluasi kesesuaian lahan tanaman jambu biji (Psidium guajava L.) di Kabupaten Bogor dengan menggunakan sistem informasi geografis, Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ashari, S., 2006. Hortikultura: Aspek budidaya Edisi Revisi. Jakarta: UI-Press.

Aufa, M. R., Putranto, W. S. & Balia, R. L., 2020. Pengaruh Penambahan Konsentrasi Jus Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) Terhadap Kadar Asam Laktat, Vitamin C, Dan Akseptabilitas Set Yogurt. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan.

Backer, C. A. & Bakhuizen, B. V. D., 1963. Flora of Java ( Spermatophytes only). Netherlands: N.V.P. Noordhoff.

Damayanti, N. T., 2016. Potensi Pengembangan Tanaman Jambu Kristal (Psidium Guajava L) Berdasarkan Aspek Agroklimat Di Jawa Barat, Bogor: Departemen Geofisika Dan Meteorologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor.

Dhylan, C., Sumarlan, S. H. & Susilo, B., 2014. Pengaruh pelapisan lilin lebah dan suhu penyimpanan terhadap kualitas buah jambu biji (Psidium guajava L.). Jurnal Bioproses Komoditas Tropis.

Djamaludin, 1997. Sambutan Menteri Kehutanan Republik Indonesia. Bogor, Prosiding Seminar Nasional Konservasi Flora Nusantara, UPT Balai Pengembangan Kebun Raya-LIPI.

Fadhilah, A., Susanti, S. & Gultom, T., 2018. Karakterisasi Tanaman Jambu Biji (Psidium Guajava L) Di Desa Namoriam Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Deli Serdang, Seminar Nasional Biologi.

Fitria, L., 2016. Kajian Pertumbuhan, Produksi Dan Kualitas Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Var. Kristal Pada Asal Bibit Dan Pemangkasan Yang Berbeda. , Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Hadiati , S. & Apriyanti, L. H., 2015. Bertanam Jambu Biji di Pekarangan. Jakarta: Agriflo.
Jusuf, E., 2010. Kandungan kuersetin dan pola proteomik varietas jambu b atu (Psidium guajava L.) tumbuh liar dikawasan Cibinong, Bogor.. Berita Biologi.

Mardiastuti, D., 2014. Keanekaragaman dan hubungan kekerabatan pada jambu air (Syzigium aqueum Burm.f. Alston) melalui pendekatan morfologi di Perkebunan Bhakti Alam, Pasuruan , Surabaya: Universitas Airlangga.

Martasari, C., Sugiyanto, A., Yusuf, H. M. & Rahayu, D. L., 2009. Pendekatan fenetik taksonomi dalam identifikasi kekerabatan spesies Anthurium. Journal Horticultura.

Mayadewi, N. N. & Sukewijaya, I. M., 2019. Perbaikan Kualitas Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.) Kultivar Getas Merah melalui Aplikasi GA3, sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Buah Lokal. Agrotop.

Mayadewi, N. N. A., Rai, I. N., Dwiyani, R. & Astarini, I. A., 2016. Genetic Diversity Of Guava (Psidium Guajava L.) In Bali Indonesia Based On Rapd Marker. International Journal Of Bioscience And Biotechology .

Munawaroh, S., 2016. Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.), Ciamis: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Ciamis.

Ochtavia, S., Hamidah & Junairiah, 2015. Biosistematika Varietas Pada Jambu Biji (Psidium guajava L.) Melalui Pendekatan Morfologi Di Agrowisata Bhakti Alam Nongkojajar, Pasuruan. Jurnal Ilmiah Biologi.

Parimin, 2007. Jambu Biji: Budidaya dan Ragam Pemanfaatannya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Prahasta, A. S., 2010. Agribisnis Guajava (Jambu batu). Bandung: CV Pustaka Grafika.

Primarck, R. B., Supriatna, J., Indrawan, M. & Kramadibrata, P., 1998. Biologi Konservasi. Jakarta: Yayasan Gbor Indonesia.

Purwantoro, A., Amabareawi, A. & Setyaningsih, F., 2005. Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga. Jurnal Ilmu Pertanian.

Puspaningtyas, A. R., 2012. Evaluation of the effect of red guava (Psidium guajava) fruit extract on tyrosinase (EC 1.14.18.1) activity by spectrophotometry. International Current Pharmaceutical Journal.

Rabbaniyah, F., 2015. Pengaruh pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn.) terhadap peningkatan trombosit pada pasien demam berdarah dengue. Majority.

Rifai, M. A., 1986. Flora Buah-Buahan Indonesia. Bogor: LBN-LIPI.

Romalasari, A., Susanto, S., Melati, M. & Junaedi, A., 2017. Perbaikan Kualitas Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.) Kultivar Kristal dengan Berbagai Warna dan Bahan Pemberongsong. Jurnal Hortikultura Indonesia.

Rosidah & Afizia, W. M., 2012. Potensi ekstrak daun jambu biji sebagai antibakterial untuk menanggulangi serangan bakteri aeromonas Hydrophyla pada ikan gurame (Osphronemus Gouramy lacepede). Jurnal Akuatika.

Rosmaina, R. & Zulfahmi, Z., 2011. Eksplorasi dan karakterisasi kantong semar (Nephentes sp.) di kampus UIN Suska Riau. Jurnal Agroteknologi .

Rustani, D. & Susanto, S., 2019. Kualitas Fisik dan Kimia Buah Jambu ‘Kristal’ pada Letak Cabang yang Berbeda. Buletin Agrohorti.

Sari, E. F., 2018. Pengaruh Kombinasi Ektrak daun Melinjo dan Daun Sirsat Terhadap Aktivitas Makan dan Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) Pada Tanaman Jambu Kristal (Psidium guajava L.), Lampung: UIN
Raden Intan Lampung.

Sofita, N., 2011. Pengaruh Penambahan Bunga (Hibiscus Sabdariffa L) Dan Jambu biji (Psidium Guajava L) Pada Permen jelly Terhadap Daya Terima Nilai Gizi (Vitamin C dan Serat)Dan Nila Ekonomi , Surabaya: Universita Airlangga.

Susilo, J., 2013. Jambu air dan jambu biji. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Tamura, K., Peterson, D., Peterson, N. & Stecher, G., 2011. MEGA5: Molecular Evolutionary Genetics Analysis Using Maximum Likelihood, Evolutionary Distance, And Maximum Parsimony Methods. Molecular Biology and Evolution.

Tjitrosoepomo, G., 2013. Taksonomi Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yuniastuti, E., Hartati, S. & Widodo, S. R., 2010. Karakteristik Morfologi Tanaman Durian Sukun (Durio zibenthinus Murr.), Surakarta: Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.
Published
2021-04-05
How to Cite
NAPITUPULU, Dina Hillery; HERAWATI, Wiwik; APRILIANA, Hexa. Variasi Morfologi Jambu Biji (Psidium guajava L.) di Purwokerto dan Sekitarnya. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, [S.l.], apr. 2021. ISSN 2714-8564. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/3928>. Date accessed: 13 apr. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2020.2.3.3928.
Section
Articles