Aplikasi Jamur Pelapuk Putih pada metode Biopulping berbahan dasar Limbah Daun Kayu Putih (Melaleuca leucadendron)

  • Syifa Mubarrak Fakultas Biologi UNSOED
  • Aris Mumpuni
  • Nuraeni Ekowati

Abstract

biopulping limbah daun kayu putih lama dan limbah daun kayu putih baru dan mengetahui JPP terbaik untuk proses biopulping limbah daun kayu putih. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan berupa menginokulasikan JPP (Phanerochaete chrysosporium, Ganoderma lucidum, dan Pleurotus tuberregium), tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel penelitian terdiri atas variabel bebas berupa jenis JPP yang berbeda dan umur limbah,  variabel terikat berupa kemampuan biodelignifikasi JPP pada limbah daun kayu putih. Parameter utama yang diamati adalah kadar lignin dan kadar selulosa sebelum dan sesudah masa inkubasi daun kayu putih. Parameter pendukung yang diamati adalah berat limbah sebelum dan sesudah inkubasi, pH, dan Berat Media.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar lignin dan selulosa pada seluruh perlakuan. Hasil rata-rata penurunan kadar lignin terbesar yakni pada perlakuan jamur P. tuberregium terhadap limbah daun kayu putih lama sebesar 0,014%. Penurunan kadar selulosa akhir tertinggi pada perlakuan jamur terbesar adalah pada jamur G. lucidum terhadap limbah daun kayu putih lama mengalami rata-rata penurunan selulosa terbesar 3,22%. 


 

Published
2021-02-17
How to Cite
MUBARRAK, Syifa; MUMPUNI, Aris; EKOWATI, Nuraeni. Aplikasi Jamur Pelapuk Putih pada metode Biopulping berbahan dasar Limbah Daun Kayu Putih (Melaleuca leucadendron). BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, [S.l.], feb. 2021. ISSN 2714-8564. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/3386>. Date accessed: 01 mar. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2020.2.3.3386.
Section
Articles