Analisis struktur batuan di bawah permukaan kompleks arkeologis situs liyangan menggunakan electrical resistivity tomography dan analytic signal geomagnetik

  • Wrego Seno Giamboro
  • Wahyu Hidayat UPN Veteran Yogyakarta
  • Hafiz Hamdalah
  • Bambang Kuncoro Prasongko
  • Bonang Surya Utama
  • Tegar Anandya Fathoni

Abstract

Situs Liyangan yang berada di lereng Gunung Sindoro merupakan kompleks pemukiman kuno yang dibangun di area basah yang kaya akan tumbuh – tumbuhan, ladang, dan area pesawahan. Investigasi geofisika menggunakan metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) dan Analytic Signal Geomagnetic (ASG) dilakukan di daerah penelitian untuk mengetahui struktur batuan di bawah permukaan. Data Electrical Resistivity Tomography (ERT) menunjukkan bangunan arkeologi pada situs Liyangan dibangun di atas batuan dengan tingkat nilai resistivitas rendah (<100 ohm.m) yang diinterpretasikan sebagai endapan alluvial yang memiliki saturasi air yang tinggi. Kedalaman endapan alluvial ini terdeteksi bervariasi antara 3 – 16 meter di bawah permukaan dan terdapat batuan dasar di bawah endapan alluvial ini yang berupa batuan vulkanik Gunung Sindoro. Hasil ini menunjukkan bahwa Situs Liyangan memiliki area yang subur dan kaya akan air sehingga memungkinkan peradaban masa lalu berkembang di sekitar area situs. Beberapa anomali yang diduga sebagai bagunan arkeologi yang terpendam juga terdeteksi pada penampang ERT dengan nilai resistivitas sedang – tinggi (1000-5000 ohm.m). Data ASG menunjukkan daerah Situs Liyangan yang terungkap saat ini memiliki rentang nilai intensitas kemagnetan rendah – sedang ((-55)-4.4nT), sedangankan area dugaan bangunan situs yang masih terpendam memiliki nilai intensitas magnetik tinggi (>22nT). Melalui peta ASG juga didapatkan dua buah struktur patahan berdasarkan nilai kontras intensitas magnetik yang berarah tenggara – barat laut dan timur laut – barat daya

Published
2022-09-30
How to Cite
GIAMBORO, Wrego Seno et al. Analisis struktur batuan di bawah permukaan kompleks arkeologis situs liyangan menggunakan electrical resistivity tomography dan analytic signal geomagnetik. Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 17-22, sep. 2022. ISSN 2615-1219. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/tf/article/view/6804>. Date accessed: 23 june 2024. doi: https://doi.org/10.20884/1.jtf.2022.5.2.6804.