Analisis pengaruh susunan panel sandwich komposit berbasis serat abaka dan papan gipsum terhadap sound transmission loss menggunakan simulasi INSUL 9.0
Abstract
Pengembangan panel sandwich menawarkan alternatif yang menjanjikan dalam struktur bangunan karena kemudahan instalasi serta peningkatan kemampuan isolasi suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai konfigurasi sandwich antara komposit serat pisang abaka dan papan gipsum terhadap nilai kehilangan transmisi bunyi (Sound Transmission Loss/STL), dengan menggunakan pendekatan simulasi INSUL 9.0. Material komposit yang digunakan terdiri atas resin epoksi sebagai matriks dan serat pisang abaka sebagai pengisi, dengan fraksi volume 70:30. Serat abaka diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% dan perlakuan hidrolisis menggunakan larutan CH₃COOH 50% di bawah kondisi vakum, dengan panjang serat 5 mm. Konfigurasi panel sandwich yang diuji mencakup GUG, GAG, GAGAG, GAGUG, GGAG, dan GGAGG, seluruhnya memiliki ketebalan total 10 cm (dengan G: papan gipsum, A: serat pisang abaka, dan U: udara). Nilai STL dari masing-masing konfigurasi dianalisis menggunakan software INSUL 9.0. Di antara konfigurasi yang diuji, susunan GGAGG menunjukkan kinerja STL paling unggul, dengan rentang nilai antara 14 hingga 60 dB pada frekuensi 50 hingga 5000 Hz





