Pengaruh Profil Sambungan Double Chamfer terhadap Mikrostruktur pada sambungan Rotary Friction Welding Baja AISI 304
Abstract
Pengaplikasian las fusi kerap menghadapi masalah pada pengelasan logam silinder pejal. Las gesek menjadi salah satu alternatif pengelasan dengan deformasi yang sangat minim. Rotary Friction Welding (RFW) merupakan metode pengelasan keadaan padat yang menghasilkan sambungan tanpa menggunakan logam pengisi melalui panas akibat gesekan dan tekanan aksial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut profil double chamfer terhadap karakteristik struktur mikro sambungan RFW baja AISI 304. Material yang digunakan berupa baja AISI 304 berdiameter 16 mm dengan variasi sudut double chamfer 25°, 35°, dan 55°. Proses pengelasan dilakukan menggunakan parameter konstan berupa kecepatan putar 1450 rpm, tekanan gesek 14 MPa, dan waktu gesek 6 detik. Pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia menggunakan Optical Emission Spectrometer (OES) dan pengamatan struktur mikro berdasarkan standar ASTM E3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi kimia material telah sesuai dengan standar ASTM A240. Variasi sudut chamfer memengaruhi distribusi panas, deformasi plastis, dan homogenitas struktur mikro pada daerah sambungan las. Variasi sudut 25° menghasilkan struktur mikro paling homogen dengan dominasi fasa austenit dan butir halus akibat rekristalisasi dinamis, sedangkan sudut 55° menghasilkan struktur mikro yang kurang homogen akibat pembangkitan panas yang terlokalisasi. Berdasarkan hasil pengamatan, variasi sudut double chamfer 25° menghasilkan karakteristik struktur mikro sambungan las terbaik.




