TINJAUAN LITERATUR: PENGARUH TEMPERATUR HOT EXTRUSION PADUAN MAGNESIUM TERHADAP MIKROSTRUKTUR DAN SIFAT MEKANIK
PENGARUH TEMPERATUR HOT EXTRUSION PADUAN MAGNESIUM TERHADAP MIKROSTRUKTUR DAN SIFAT MEKANIK
Abstrak
Tinjauan literatur ini mengulas pengaruh perubahan temperatur dalam proses ekstrusi panas terhadap mikrostruktur dan sifat mekanik berbagai paduan magnesium. Analisis dilakukan dengan meninjau sejumlah penelitian terdahulu yang memfokuskan parameter temperatur, rekristalisasi dinamis, tekstur kristal, ukuran butir, serta distribusi fasa kedua terhadap performa mekanik berbagai paduan magnesium. Metode tinjauan literatur diterapkan melalui tahapan identifikasi sumber relevan, evaluasi kesesuaian tema, dan analisis keterkaitan antar temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur ekstrusi umumnya mempercepat mekanisme rekristalisasi dinamis dan memperhalus butir, sehingga meningkatkan homogenitas mikrostruktur serta keuletan material. Namun, temperatur yang terlalu tinggi memicu pertumbuhan butir abnormal dan pelarutan fasa penguat yang menyebabkan penurunan kekuatan tarik pada paduan seperti Mg-2Y-1Zn-0.6Zr, Mg-4Zn-1Mn-0.5Ca, dan Mg-Zn-Ca. Sementara itu, temperatur menengah (300–340 °C) terbukti memberikan kombinasi optimal antara kekuatan, keuletan, dan stabilitas struktur pada sebagian besar paduan yang ditinjau. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa kontrol temperatur merupakan faktor paling krusial dalam menentukan keberhasilan proses hot extrusion dan kualitas akhir paduan magnesium.



