PERAMALAN VOLUME IMPOR BERAS DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPOR BERAS DI INDONESIA
Abstrak
Beras merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, volume impor beras meningkat secara substansial akibat penurunan produksi domestik dan meningkatnya permintaan konsumsi.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren volume impor beras di Indonesia, meramalkan volume impor beras periode 2025–2026, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi impor beras. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data deret waktu bulanan periode Januari 2020–Desember 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, World Bank, dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan melalui analisis tren, peramalan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume impor beras mengalami peningkatan yang sangat signifikan sejak tahun 2023. Model ARIMA (2,1,4) terpilih sebagai model terbaik dan menunjukkan bahwa impor beras diproyeksikan masih meningkat selama periode 2025–2026. Hasil regresi menunjukkan bahwa produksi beras berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor beras, sedangkan harga beras domestik dan harga beras internasional berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, konsumsi beras dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan produksi domestik dan pengelolaan kebijakan impor yang lebih adaptif untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
