Faktor-Faktor yang Memengaruhi Implementasi SAK di UMKM Gudeg Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Devi Aulia Rahma Dewanto Universitas Jenderal Soedirman
  • Eliada Herwiyanti Universitas Jenderal Soedirman
  • Wita Ramadhanti Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

This study aims to determine the effect of education level, understanding of accounting, information technology, and business size on the implementation of SAK on MSMEs Gudeg in the Special Region of Yogyakarta. The population in this study is the Gudeg MSME actors in the Special Region of Yogyakarta who are registered in the GrabFood application, totaling 88 business actors. Sampling by purposive sampling method was carried out through several criteria, in order to obtain  45 targeted MSMEs.  The data analysis technique is through multiple linear regression analysis. Of the 4 hypotheses proposed, there are 2 accepted hypotheses and 2 rejected hypotheses. The accepted hypotheses are H2 and H3, namely accounting understanding has a positive effect on the implementation of SAK on MSMEs and information technology has a positive effect on SAK implementation on MSMEs. While the rejected hypotheses are H1 and H4, with the result that the level of education has no effect on the implementation of SAK on MSMEs and business size does not affect the implementation of SAK on MSMEs. The results of this research show that along with the existing developments, access to compiling financial reports is easier due to an understanding of accounting and information technology which no longer depends on the level of education and the size of the business. This research is expected to be a reference for MSME actors as well as policy makers so that effectiveness in efforts to implement SAK on MSMEs can be carried out, mainly by increasing accounting understanding and the use of information technology.


 

References

Adiati, A. P. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik pada UMKM.
Alfitri, A., Ngadiman, N., & Sohidin, S. (2013). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perajin Mebel Desa Gondangsari Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Jurnal Pendidikan Ekonomi Universitas Sebelas Maret, 2(2), 13577.
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes,
50(2), 179-211.
———. (2005). Attitudes, Personality and Behavior. New York. USA: Open University Press.
Aufar, A. (2014). Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi pada UMKM (Survei pada Perusahaan Rekanan PT. PLN (Persero) di Kota Bandung).
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. (2020). Koperasi dan UKM. Yogyakarta. Diakses 29 Oktober 2020 dari http://bappeda.jogjaprov.go.id/dataku/data_dasar?id_skpd=18
Darmasari, L. B., & Wahyuni, M. A. (2020). Pengaruh Sosialisasi SAK EMKM, Pemahaman Akuntansi, dan Tingkat Kesiapan Pelaku UMKM terhadap Implementasi SAK EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM di Kabupaten Buleleng. 136–146.
Dewi, N. A. P. U., Yuniarta, G. A., & Wahyuni, M. A. (2017). Pengaruh Sosialisasi SAK ETAP, Tingkat
Pendidikan Pemilik, dan Persepsi Pelaku UKM terhadap Penggunaan SAK ETAP pada UKM di
Kecamatan Buleleng 1. Jurnal Akuntansi, 7(1).
Diana, N. (2018). Financial Accounting Standards for Micro, Small & Medium Entities (SAK EMKM)
Implementation and Factors That Affect It. Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen, 15(2). Handayani, Y. P. (2014). Analisis Perbedaan Manajemen Laba Sebelum dan Sesudah Penerapan Standar
Akuntansi Keuangan (Konvergensi IFRS)(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI). Jurnal Akuntansi, 2(1).
Hastuti, R. P., Wijayanti, A., & Chomsatu, Y. (2017). Pengaruh Jenjang Pendidikan dan Pemahaman Teknologi Informasi terhadap Penyajian Laporan Keuangan Berdasarkan SAK ETAP (Studi Kasus di Kampung Batik Laweyan). Accounthink: Journal of Accounting and Finance, 2(02), 362–376.
https://doi.org/10.35706/acc.v2i02.914
Herwiyanti, E., Azhar, S., Srirejeki, K., Dinanti, A (2017). Akuntansi UMKM (cetakan pertama). Semarang: Saraswati Nitisara.
Herwiyanti, E., Ulfah, P., Pratiwi, U. (2020). Implementasi Standar Akuntansi Keuangan di UMKM (cetakan pertama). Yogyakarta: Deepublish.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM).
Diakses 13 November 2020, dari http://iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/emkm
Ismail, V. Y., & Zain, Y. (2008). Peranan Sikap, Norma Subjektif dan Perceived Behavioral Control Terhadap
Intensi Pelajar SLTA untuk Memilih Fakultas Ekonomi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(3), 237-257. Kementerian Perencanaan dan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).
(2019). IDF 2019: Modernisasi UMKM Atasi Permasalahan Masyarakat, Bantu Perekonomian
Nasional. Jakarta. Diakses 8 Oktober 2020 dari https://www.bappenas.go.id/id/berita-dan-siaran-pers
Kusuma, I. C., & Lutfiany, V. (2019). Persepsi UMKM dalam Memahami SAK EMKM. Jurnal Akunida, 4(2),
1. https://doi.org/10.30997/jakd.v4i2.1550
Lestari, U. A. (2019). Pengaruh Sosialisasi, Pemahaman Atas Laporan Keuangan dan Tingkat Pendidikan
Pelaku UKM terhadap Penerapan SAK EMKM pada UKM di Kabupaten Kebumen.
Lestari, W. S., & Priyadi, M. P. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan
Berbasis SAK–ETAP pada UMKM. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA), 6(10).
Lohanda, D., & Mustikawati, R. I. (2018). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pemahaman Akuntansi, Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan terhadap Pelaporan Keuangan UMKM. Jurnal Profita: Kajian Ilmu Akuntansi, 6(5).
Mahrizal, V. (2017). 80% UMKM Belum Mampu Susun Laporan Keuangan. Yogyakarta. Diakses 23
November 2020 dari https://jogja.tribunnews.com/2017/10/25/80-umkm-belum-mampu-susun-laporan- keuangan
Nurdwijayanti, N., & Sulastiningsih, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada UMKM (Di Kelurahan Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta) (Doctoral dissertation, STIE Widya Wiwaha).
Pardita, I. W. A., Julianto, I. P., & Kurniawan, P. S. (2019). Pengaruh Tingkat Penerapan Sistem Pencatatan pada UMKM di Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 9(3), 202–212.
Pratiwi, N. B., & Hanafi, R. (2016). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jurnal Akuntansi Indonesia, 5(1), 79-98.
Ramadhanti, W., Kurniawan., Mukhrodin & Sri Murni Setiyawati, S. M. (2019). Antecedent and Consequence for Accounting Information Quality on Indonesian SMEs. SAR (Soedirman Accounting Review): Journal of Accounting and Business, 04(02), 142–150.
Rudiantoro, R., & Siregar, S. V. (2012). Kualitas laporan keuangan umkm serta prospek implementasi SAK ETAP. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(1), 1-21.
Sariningtyas, P., & Diah, T. (2011). Standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik pada Usaha
Kecil Dan Menengah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 1(1), 90-101.
Sulistyawati, S. A. (2020). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Latar Belakang Pendidikan, Ukuran Usaha, Pemberian Informasi dan Sosialisasi terhadap Pemahaman UMKM dalam Menyusun Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM (Studi Kasus Pada Usaha Kecil Kabupaten Tegal) (Doctoral dissertation, Universitas Pancasakti Tegal).
Sururudin, M. (2017). Pengaruh Informasi dan Sosialisasi, Budaya Organisasi, dan Ukuran Usaha terhadap
Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dengan Ketidakpastian Lingkungan sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Koperasi Pondok Pesantren di Kota Semarang) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).
Susfayetti, Susfayetti, Affrizal Affrizal, and Nela Safelia. "Pengaruh pemahaman teknologi informasi, kualitas pendidikan, lama usaha dan ukuran usaha terhadap penerapan SAK ETAP pada ekonomi kreatif (Studi kasus pada UMKM di Kota Jambi)." Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja 3.2 (2018): 17-24.
Tuti, R., Dwijayanti, S.P.F. (2016). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemahaman UMKM dalam Menyusun
Laporan Keuangan berdasarkan SAK ETAP. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 8(2), 98-107.
Wibowo, A., Pandey, R., Mardiyah, S., & Prasetyo, A. (2018). Analysis of the Factors Affecting Understanding of Small and Medium Businesses in Preparing Financial Reports. Journal of Entrepreneurship, Business and Economics, 6(2), 91–100.
Wicaksono, A. H., & Latifah, I. (2018). Pengaruh Pemahaman Teknologi Informasi, Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan, Ukuran Usaha, dan Sosialisasi terhadap Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jurnal Advance, 5(02), 28–32
Wilkinson, J. W., Cerullo, M. J., Raval, V., & Wong-On-Wing, B. (2000). Accounting Information Systems- Essential Concepts and Applications. John Willey and Sons. Inc., USA.
Winarko, & Mahadewi. (2013). Tinjauan Beberapa Model Teori Dasar Adopsi Teknologi Baru. Journal
Sampoerna School Business.
Zahro, F., & Wahyundaru, S. D. (2015, May). Determinan Kebutuhan SAK ETAP Bagi UKM (Studi Empiris Pada UKM Makanan di Kota Semarang). In Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM) (Vol. 2, No. 1, pp. 118-130).
Published
2022-12-02
How to Cite
DEWANTO, Devi Aulia Rahma; HERWIYANTI, Eliada; RAMADHANTI, Wita. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Implementasi SAK di UMKM Gudeg Daerah Istimewa Yogyakarta. Soedirman Accounting, Auditing and Public Sector Journal (SAAP), [S.l.], v. 1, n. 2, p. 33-46, dec. 2022. ISSN 2962-2336. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/saap/article/view/8037>. Date accessed: 05 apr. 2025. doi: https://doi.org/10.32424/1.saap.2022.1.2.8037.