PENGARUH SOSIALISASI ANTISIPATIF, PENGHARGAAN DAN INTENSITAS MORAL TERHADAP INTENSI WHISTLEBLOWING
Abstract
This study aims to investigate the effect of anticipatory socialization, reward, and moral intensity on on whistleblowing intentions. This study is a quantitative research with a survey method using questionnaire to collect the data. The population in this study were employees of the Regional Inspectorate of Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, and Kebumen Regency. The sampling technique used is purposive sampling. A total of 145 employees of the inspectorate became respondents in this study. Based on the result of multiple regression analysis test, it indicates that anticipatory socialization, reward, and moral intensity have positif effect on whistleblowing intentions.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Allayene, P., Weekes-Marshall, D., Arthur, R. (2013). Exploring factors influencing whistleblowing intention among accountants in Barbados. Journal of Eastern Caribbean Studies, 38 (2), 35-62.
Anjani, A. (2020). Pengaruh komitmen profesi, sosialisasi antisipatif dan religiusitas terhadap whistleblowing (studi survey pada seluruh staff keuangan umkm di yogyakarta). Jurnal Akuntansi, 59, 1–32.
Arwata, Rustiarini, N. W., & Dewi, N. P. S. (2021). Faktor yang berpengaruh terhadap niat karyawan melakukan tindakan whistleblowing pada bca kcp ubud. Jurnal Riset Akuntansi JUARA, 11(1), 104–121.
Aziz, A., & Purwanti, L. (2020). Pengaruh orientasi etika, komitmen profesional, dan sosialisasi antisipatif terhadap intensi mahasiswa melakukan whistleblowing pada kecurangan akademik (studi pada mahasiswa s1 jurusan akuntansi universitas brawijaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 8(2).
Badrulhuda, A., Hadiyati, S. N., & Yusup, J. (2021). Komitmen profesional dan sensitivitas etis dalam intensi melakukan whistleblowing. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 4(4), 522–543.
Brennan, N., & Kelly, J. (2007). A study of whistleblowing among trainee auditors.
Chiu, R. K. (2003). Ethical Judgment and Whistleblowing Intention: Examining the Moderating Role of Locus of Control Journal of Business Ethics, 43(1/2), 65–74.
Corruption Watch, I. (2022). Laporan Pemantauan Tren Penindakan Kasus Korupsi Tahun 2021. Diakses dari antikorupsi.org
Curtis, M. & Taylor, E. (2009). Whistle-blowing in Public Accounting: Influence of Identity Disclosure, Situational Context and Personal Characteristics. Accounting and the Public Interest, 9: 191-220.
Darma Putra, I. M. D., & Wirasedana, I. W. P. (2017). Pengaruh komitmen profesional, self efficacy, dan intensitas moral terhadap niat untuk melakukan whistleblowing. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 21(2), 1488–1518.
De George, R. T. (1986). Whistleblowing in Business Ethics. In Business Ethics. Macmillan Publishing Company.
Dewi, L., & Merliyana. (2020). The influence of professional commitment, moral intensity, machiavellian nature and serious violation against the whistleblowing intention of tax employees. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, 1– 20.
Dwitia, S. P., Purwati, A. S., Fitrijati, K. R., & Pratiwi, U. (2022). Pengaruh lingkungan etika, intensitas moral, dan komitmen profesional terhadap intensi whistleblowing. Jurnal Riset Akuntansi Soedirman (JRAS), 1(1).
Eissenberg, N., & Mussen, P. H. (1989). The roots of prosocial behavior in children.
Elias, R. (2008). Auditing students’ professional commitment and anticipatory socialization and their relationship to whistleblowing. Managerial Auditing Journal, 23(3), 283–294.
Faradiza, S. A., & Suci, K. C. (2017). Pengaruh sosialisasi dan komitmen profesi pegawai pajak terhadap niat whistleblowing. Akuntabilitas, 10(1), 109–130.
Fishbein, M. A., & Ajzen, I. (1975). Belief, attitude, intention and behaviour: An introduction to theory and research. Reading, Addison-Wesley.
Gumelar, D. A., & Kusuma, M. W. (2022). Analisis locus of control, etika, dan sosialisasi antisipatif pegawai terhadap tindakan whistleblowing. JRAMB (Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana), 8(1), 30–43.
Hadinata, S., & Mustika Azzahrah. (2021). Peran reward dan komitmen organisasi terhadap niat whistleblowing: sebuah studi eksperimen. Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 4(1), 11–30.
Haliah, Nirwana, & Manggalla, M. (2021). Pengaruh pemberian reward dan komitmen profesional auditor terhadap niat melakukan whistleblowing. In Accounting Profession Journal (APAJI) (Vol. 3, Issue 1).
Hariyani, E., & Putra, A. A. (2018). Pengaruh komitmen profesional, lingkungan etika, intensitas moral, personal cost terhadap intensi untuk melakukan whistleblowing internal (studi empiris pada opd kabupaten bengkalis). Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Bisnis, 11(2), 17–26.
Husniati, S. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi intensi untuk melakukan whistleblowing internal (Studi empiris pada satuan kerja perangkat daerah kabupaten rokan hulu). JOM Fekon, 4(1), 1223–1237
Indonesia, A. (2020). SURVEI FRAUD INDONESIA 2019. Diakses dari acfe- indonesia.or.id
Iqbal, M., Mukhtaruddin, & abukosim. (2018). Pengaruh identitas profesional, locus of commitment, dan intensitas moral terhadap intensi auditor untuk melakukan tindakan whistleblowing (studi kasus pada kantor akuntan publik sumatera bagian selatan). AKUNTABILITAS: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Akuntansi, 12(1), 15–28.
Iskandar, A., & Saragih, R. (2018). Psikap ke arah perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol atas perilaku terhadap niat dan perilaku whistleblowing cpns. Jurnal Tata Kelola & Akuntanbilitas Keuangan Negara, 63–84.
Jones, T. M. (1991). Ethical decision making by individuals in organizations: an issue-contingent model. Source: The Academy of Management Review, 16(2), 366–395.
Kaptein, M. (2022). How Much You See Is How You Respond: The Curvilinear Relationship Between the Frequency of Observed Unethical Behavior and The Whistleblowing Intention. Journal of Business Ethics, 175(4), 857–875.
King, G. (1999). ‘The Implications of an Organisation’s Structure on Whistle- blowing’. Journal of Business Ethics, 20 (4): 315-326 .
Komite Nasional Kebijakan Governance. (2008). PEDOMAN SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN - SPP (WHISTLEBLOWING SYSTEM-WBS). Diakses dari www.governance-indonesia.com.
Kreitner, Robert dan Angelo Kinicki. 2014. Perilaku Organisasi. Edisi 9. Buku 1. Salemba Empat. Jakarta.
Kreshastuti, Kurnia., D., & Prastiwi, A. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensi auditor untuk melakukan tindakan whistleblowing (studi empiris pada kantor akuntan publik di semarang). Diponegoro Journal of Accounting, 3(2), 1–15.
Laksono, J. (2019). Accounting analysis journal factors that influence intention to do whistleblowing. Accounting Analysis Journal, 8(3), 172–178.
Maulana, R., & Gugus Irianto, S. E. (2019). The effects of planned behavior, professional commitment, and anticipatory socialization on whistleblowing intention (empirical study of accounting students at universitas brawijaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 7(2).
Merdikawati, R. (2012). Hubungan komitmen profesi dan sosialisasi antisipatif mahasiswa akuntansi dengan niat whistleblowing (studi empiris pada mahasiswa strata 1 jurusan akuntansi di tiga universitas negeri teratas di jawa tengah dan d.i. yogyakarta). Diponegoro Journal of Accounting, 1(1), 1–10.
Merton, R. K. (1968). Social theory and social structure. New York: The Free Press (3rd ed.). Macmillan Publishing.
Merton, R. K. (1968). Social theory and social structure. New York: The Free Press (3rd ed.) Macmillan Publishing.
Musrifah, E. (2020). Pengaruh komitmen profesional, sosialisasi antisipatif, orientasi etika dan intensitas moral mahasiswa akuntansi terhadap whistleblowing (studi empiris pada mahasiswa akuntansi fakultas ekonomi dan bisnis universitas muhammadiyah surakarta tahun akademik 2016).
Nahar, A. (2021). Analisis faktor “pemicu” minat melakukan whistleblowing. Journal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, 8(1), 1–7.
Near, J. P., & Miceli, M. P. (1985). Organizational dissidence: The case of whistleblowing. Journal Business Ethics 4, 1–16.
Near, J. P., & Miceli, M. P. (1985). Organizational dissidence: the case of whistleblowing. Journal Business Ethics 4, 1–16.
Park, H., & Blenkinsopp, J. (2009). Whistleblowing as planned behavior: A survey of South Korean police officers. Journal of Business Ethics, 85(4), 545–556.
Park, H., & Blenkinsopp, J. (2009). Whistleblowing as planned behavior - A survey of south korean police officers. Journal of Business Ethics, 85(4), 545–556. Doi: 10.1007/s10551-008-9788-y
Pitney, W. A. (2002). The professional socialization of certified athletic trainers in high school settings: a grounded theory investigation. Journal of Athletic Training, 37(3), 286–292. Diakses dari journalofathletictraining.org
Pramudiati, N., & Aziz, R. N. (2020). Determinan intensi whistleblowing internal pada opd kabupaten purbalingga. Telaah Bisnis, 21(2), 99–110.
Prasangka, P. H. (2021). Memitigasi pengaruh personal cost terhadap intensi melakukan whistleblowing pada aparatur sipil negara. APSSAI ACCOUNTING REVIEW, 1(1), 20–35. Doi: 10.26418/apssai.v1i1.2
Primasari, R. A., & Fidiana, F. (2020). Whistleblowing berdasarkan intensitas moral, komitmen profesional, dan tingkat keseriusan kecurangan. Jurnal Kajian Akuntansi, 4(1), 63. Doi: 10.33603/jka.v4i1.3383
Purnomo, Julius. (2022). Inspektorat Terima 20 Aduan Dugaan Korupsi, Sepanjang Tahun 2021 hingga Semester I 2022. Diakses dari radarbanyumas.com.
Putri, R. M., Sri Purwati, A., & Restianto, Y. E. (2022). The effectiveness of investigative audit: role of whistleblowing system in disclosing fraud in yogyakarta. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 8(2), 145–158.
Reshie, S., Agustin, H., & Helmayunita, N. (2020). Pengaruh ethichal climate, personal cost dan pemberian financial reward terhadap niat melakukan whistleblowing (studi empiris pada kantor cabang pt. pegadaian (persero) wilayah area padang). Jurnal Ekplorasi Akuntansi, 2(3), 3029–3049.
Rizkianti, K. M., & Sri Purwati, A. (2020). Factors affecting intention on whistleblowing with anonymous reporting as moderating variable. International Journal of Accounting, Taxation, and Business, 1(1), 1–13.
Rizkyta, A. F., & Widajantie, T. D. (2022). Pengaruh etika, komitmen profeional, sosialisasi antisipatif dan locus of control mahasiswa akuntansi terhadap perilaku whistleblowing. JIMAT: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 13(2), 637–646.
Sansone, C., & Harackiewicz, J. M. (2000). Intrinsic and Extrinsic Motivation: The Search for Optimal Motivation and Performance.
Saputra, B., & Dwita, S. (2018). Pengaruh retaliation dan gender terhadap niat melakukan whistle blowing. Jurnal Wahana Riset Akuntansi, 6(2), 1233– 1254.
Saputra, V., Eliza, A., & Martika Sari, Y. (2021). Pengaruh komitmen profesional, tingkat keseriusan kecurangan dan intensitas moral terhadap intensi untuk melakukan tindakan whistleblowing. Al-Mal: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 2(2), 161–184.
Staub, E. (1978). Predicting prosocial behavior: a model for specifying the nature of personality-situation interaction. In Perspectives in Interactional Psychology (pp. 87–110). Springer US.
Stikeleather, B. R. (2016). When do employers benefit from offering workers a financial reward for reporting internal misconduct? Accounting, Organizations and Society, 52, 1–14.
Tani’, M. U., & Dethan, M. A. (2022). Analisis faktor - faktor yang mempengaruhi niat pegawai pemerintah daerah dalam melakukan tindakan whistleblowing studi pada pemerintah daerah timor tengah utara. Jurnal Akuntansi: Transparansi Dan Akuntabilitas, 10(2), 108–120.
Usman, H., & Rura, Y. (2021). Pengaruh personal cost dan pemberian reward terhadap tindakan whistleblowing. Equilibrium, 10(1), 1–8.
Wahyu, S., & Mahmudah, H. (2018). Pengaruh komitmen profesi, sosialisasi antisipatif mahasiswa akuntansi dan ethical climate principle terhadap niat whistleblowing. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 15(2), 165–176.
Wimpi O, Janitra A, Hardi P, & Wiguna, M. (2017). Pengaruh orientasi etika, komitmen profesional, komitmen organisasi, dan sensitivitas etis terhadap internal whistleblowing (studi empiris pada skpd kota pekanbaru). JOM Fekon, 4(1), 1208–1222.
Xu, Y., & Ziegenfuss, D. E. (2008). Reward systems, moral reasoning, and internal auditors’ reporting wrongdoing. Journal of Business and Psychology, 22(4), 323–331.
Yahya, N., & Damayanti, F. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi whistleblowing intention dengan retaliasi sebagai variabel moderasi. Akuntabilitas, 14(1), 43–60.
Zigon, J. (1994). Rewards and performance incentives. In New York. Vol. 33, Issue 10.
Zubaidah, S. (2019). Whistleblowing intention: influence of organizational commitment, personal cost, attitude, perceived behavior control and role moderation of organizational support (study on civil servants of surabaya municipal goverment)