Implementasi Nilai-Nilai Peace Education pada Santri Gen-Z di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto
Abstract
Abstract: Gen Z who was born between 1997-2012 is a generation that was born full of ambition, brave, quite critical human beings, and high curiosity. But they also have a weak point, namely a generation that gets bored easily, sees results more than processes, is used to instant things, easily stressed, easily affected by small things and others. With this weak point, it is feared that Gen Z will be easily provoked by hoax information, fall into misleading ideas, so that violence, destruction, and war can easily be created. Therefore, pesantren are present as a shield and a forum for Gen Z to learn about religion, humanization, tolerance, multiculturalism and inclusiveness. From these indicators, peace education values will be created. Descriptive qualitative research methods of phenomenological study type. Data collection techniques by: 1) Interviews 2) Field observations 3) Documentation studies. The analysis technique of this research by: 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) verification, then continued by checking the wetness of the data by means of triangulation. The result of this study is that strengthening peace education values in Gen Z students in pesantren can be done by a) Implementing Inclusive Peace Education Values. b) Implementation of Multicultural-based Peace Education Values. c) Implementation of Peace Education Values based on Humanism. d) Implementation of Peace Education Values based on Tolerance.
Keyword: Gen Z Students, Islamic Boarding School, Peace Education
Abstrak: Gen Z yang lahir antara tahun 1997-2012 yang lalu merupakan generasi yang terlahir penuh ambisi, pemberani, manusia cukup kritis, mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Namun juga mereka memiliki titik kelemahan yaitu generasi yang mudah bosan, lebih melihat hasil dari pada proses, terbiasa dengan hal-hal instan, mudah stress, mudah terpengaruh oleh hal-hal kecil dan lainnya. Dengan adanya titik kelemahan tersebut dikhawatirkan Gen Z akan mudah terprofokasi oleh informasi hoax, terjerumus paham-paham yang menyesatkan, sehingga mudah terciptanya kekerasan, kehancuran, dan peperangan. Oleh karena itu pesantren hadir sebagai tameng dan wadah bagi Gen Z untuk belajar tentang agama, humanisasi, toleransi, multikultural dan inklusif. Dari indikator tersebut maka akan tercipta nilai-nilai peace education (Pendidikan damai). Metode penelitian kualitatif deskriptif jenis studi fenomenologis. Teknik pengumpulan data dengan cara: 1)Wawancara 2) Observasi lapangan 3) studi dokumentasi. Teknik analisis penelitian ini dengan: 1) reduksi data 2) penyajian data, serta 3) verifikasi, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kebasahan data dengan cara triangulasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa penguatan nilai-nilai peace education pada santri Gen Z dipesantren dapat dilakukan dengan a) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Inklusif. b) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Multikultural. c) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Humanisme. d) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Toleransi.
Kata kunci: Santri Gen Z, Pesantren, Peace Education
References
Adityara, Sarah, and Rizki Taufik Rakhman, ‘Karakteristik Generasi Z Dalam Perkembangan Diri Anak Melalui Visual’, Semina Nasional Seni Dan Desain: ‘Reinvensi Budaya Visual Nusantara’, September, 2019, pp. 401–6
Bagas Mukti Nasrowi, ‘Pemikiran Pendidikan Islam K.H. Abdurrahman Wahid Tentang Moderasi Islam’, Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1.1 (2020), pp. 71–84
Beljit Singh Grewal, ‘Johan Galtung: Positive and Negative Peace’ (Auckland University of Technology, 2015)
BS, Abdul Wachid, ‘Moderasi Beragama Dengan Literasi Sastra Indonesia Oleh Santri Pondok Pesantren Di Purwokerto’, Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11.1 (2024), pp. 1–20,doi:10.15408/dialektika.v11i1.34793
Buchori Sahril, and Fakhri Nurfitriany, ‘Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Strategi Pendidikan Kedamaian Pada Sekolah Di Indonesia’, Learning Education and Conseling, 5.1 (2022), pp. 69–80, doi:10.31960/ijolec
Darmoko, P.D., and Muammar, ‘Pendidikan Pesantren Dan Nilai Budaya Damai’, Madaniyah, VIII.2086–3462 (2015), pp. 131–44
Dian, Rifki Rosyad dan, Model Pendidikan Perdamaian Di Sekolah Pondok Peacesantren Garut (PRODI S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung DjatI, 2022)
Fajriyah, Fajriyah, Mufiqur Rahman, Mo’tasim Mo’tasim, Artamin Hairit, Ach. Sayyi, Afandi Afandi, and others, ‘Kiai Dan Pendidikan Toleransi Di Pesantren’, Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 11.2 (2021), pp. 158–72, doi:10.33367/ji.v11i2.1670
Fiqroh, Ainul, Abidatul Muizzu Almurtadlo, Universitas Islam, Raden Rahmad, and A Pendahuluan, ‘Upaya Pencegahan Tindak Kekerasan Menggunakan Peace Education Di Pondok Pesantren’, 2 (2022), pp. 387–95
Hanafi, Yusuf, Faris Khoirul Anam, Achmad Sultoni, Titis Thoriquttyas, Muhammad Saefi, Tsania Nur Diyana, and others, ‘Integrasi Sekolah Berbasis Peace Culture Education: Program, Refleksi, Dan Implikasi’, Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 5.1 (2022), p. 106, doi:10.33474/jipemas.v5i1.13127
Ikhsan, Afdhalul, ‘BNPT Temukan 2.670 Konten Bermuatan Intoleransi, Radikalisme, Dan Terorisme Sepanjang 2023’, KOMPAS.Com, 2023
Johan Galtung, Peace by Peaceful Means : Peace and Conflict, Development and Civilization (Sage Publications, 1996)
Kemenag RI, ‘Alasan Pesantren Jadi Laboratorium Perdamaian’, Kemenag.Go.Id, 2019
Loreta Navarro Castro, Jasmin Nario Galacr, Peace Education: A Path to A Culture of Peace, Center for Peace Education (Center for Peace Education Miriam College, 2018), XVI
Miftahulloh, ‘Pendidikan Profetik Perspektif Moh.Roqib Dan Implikasinya Dala, Rekonstruksi Pendidikan Islam Integratif’, Program Studi Pendidikan Agama Islam (Pascasarjana IAIN Purwokerto, 2017)
Nadia Sofia Fadilasari, Vinna Afraliska, Syafaatul Habib, ‘Transformasi Global Terhadap Lembaga Pendidikan Islam Di Era Gen-Z’, Jurnal Nizamiyah: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pendidikan, 1.1 (2025), pp. 1–15
Ria Gumilang, and Asep Nurcholis, ‘Peran Pondok Pesantren Dalam Pembentukan Karakter Santri’, Jurnal Comm-Edu, 1.3 (2018), pp. 14–19
Ridholloh, Ridholloh, ‘Konsep Pendidikan Humanis Dan Relevansinya Terhadap Al-Qur’an’, Fikrah : Journal of Islamic Education, 7.1 (2023), p. 53, doi:10.32507/fikrah.v7i1.1953
Rifa’i, Muhadditsir, and Ery Khaeriyah, ‘Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren’, IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 2.01 (1970), pp. 66–80, doi:10.37542/iq.v2i01.25
Saifuddin, Saifuddin, ‘Peace Education Dan Pesantren: Peluang Dan Tantangan Pesantren Dalam Mengajarkan Perdamaian’, AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies, 6.2 (2021), pp. 183–94, doi:10.58788/alwijdn.v6i2.1153
Sayyidah Syaehotin, Nurul Anam, ‘Improvisasi Pesantren Sebagai Subkultur Di Indonesia’, 2005, pp. 34–60
Setiadi, Riswanda, and Ilfiandra, ‘Peace Education Pedagogy: A Strategy to Build Peaceful Schooling’, 399.Icepp 2019 (2020), pp. 161–66, doi:10.2991/assehr.k.200130.105
Shidiq, Ngarifin, and M Yusuf Amin Nugroho, ‘Revitalisasi Paradigma Pendidikan Islam Inklusif Sebagai Penguatan Moderasi Beragama Di Pesantren’, Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5.Volume 5, Nomor 2 (2022), pp. 168–77
Snauwaert, Dale T, ‘Exploring Betty A . Reardon ’ s Perspective on Peace Education’, in Pioneers in Arts, Humanities, Science, Engineering, Practice 20 (Springer, 2019), p. 47
Sumadi, Eko, Fariq Fahrun Nisa, Izatun Nufus, Farikhatul Akhlis, and Fahruddin Yulianto, ‘Pendidikan Pesantren Dan Moderasi Beragama ( Kajian Di Pondok Pesantren Bali Bina Insani Tabanan Bali )’, Jurnal Pendidikan Islam, 10.02 (2022), pp. 249–75 Taufiq, M., Sumantri, R. A., Huda, U., & Proverawati, A. Representation of Religious-Multicultural Values in the Design of the Pancasila Mosque. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL, 8.1, (2024), pp 22-29.
Tilahun, Temesgen, ‘Johan Galtung’s Concept of Positive and Negative Peace in the Contemporary Ethiopia: An Appraisal’, International Journal of Political Science and Development, 3.6 (2015), pp. 251–58, doi:10.14662/IJPSD2015.033
Triyono, Rio, ‘Sejarah Dan Profil Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto’, 2024, pp. 1–23
Uun Nur Ngaini, Agus Salim, ‘Implementasi Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Perdamaian Di Pondok Pesantren Sananul Huda Selorejo Blitar’, JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) / Jurnal Prodi Pendidikan Agama Islam UNIRA Malang, 2.1 (2023), pp. 66–99
Yulita, Rosi, ‘Peace Education Dalam Pendidikan Agama Islam Di Indonesia’, Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2 (2023), pp. 101–5
Yunus, Firdaus M, ‘Konflik Agama Di Indonesia Problem Dan Solusi Pemecahannya (Religious Conflicts in Indonesia Problems and Solutions to Solve Them)’, Substantia : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 16.2 (2014), pp. 217–28
Yusufi, Adnan, ‘Implementasi Model Islamic Peace Education Di SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu’, INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23.1 (2018), pp. 129–40, doi:10.24090/insania.v23i1.2013

