Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Perspektif Integratif Inklusif Seni Humaniora Wayang Kulit

  • Fadjar Adji Nuryanto Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Mohamad Sobirin Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI), sebagai bagian dari sebuah kurikulum adalah mata pelajaran yang tidak bisa terlepas dari aspek kehidupan, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan integrasi-interkoneksi berusaha menghubungkan antara ilmu agama dengan ilmu sosial dalam satu pola bersama sebagai satu kesatuan yang saling terkait.  Keberhasilan penyebaran Islam di Indonesia disinyalir karena metode dakwah bil hikmah, dakwah mauidloh hasanah yaitu peringatan yang baik yang dapat menyentuh akal dan hati (perasaan).  Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU,  Kyai Jadul Maula menyampaikan bahwa dakwah tanpa seni maka resonansinya tidak semasif seperti apa yang telah dilakukan wali sanga. Salah satu kesenian yang digunakan sebagai media dakwah oleh wali sanga adalah Wayang Kulit. Unesco pada tahun 2003 menetapkan wayang sebagai salah satu Masterpiece of Oral and Intangible of Humanity atau karya agung lisan tak benda warisan manusia. Pemerintah telah menetapkan tanggal 7 Nopember sebagai Hari Wayang Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.


Kata kunci : PAI, Integratif Inklusif, Seni Wayang Kulit.


 

References

Anggoro, Bayu. “Wayang dan Seni Pertunjukkan : Kajian Sejarah Perkembangan Seni Wayang di Tanah Jawa sebagai Seni Pertunjukkan dan Dakwah”. Jurnal Sejarah Peradaban Islam, vol. 2 No. 2 Tahun 2018. ISSN 2580-8331.
Aris, ‘Pengertian Akulturasi dan Asimilasi Beserta Contoh-Contohya’,Gramedia Blog, 2025.
Budi Santoso, Iman, Alam Batin Jagat Wayang (Yogyakarta: Diva Pres, 2023). Dwi Priyana, ‘Integrasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni di SMKN 3 Kasihan Bantul Yogyakarta’, 2025.
Hamdan, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) : Teori dan Praktek (Banjarmasin : IAIN Antasari Press, 2014).
Kuntarto dkk, 2023. Buku Ajar Pendidikan Agama Islam. (Purwokerto : Universitas Jenderal Soedirman Gd. BPU Percetakan dan Penerbitan, 2023). M.Syakir NF, ‘Wayang sebagai Jalan Dakwah Para Wali’, 2024 (acessed 23 Maret 2024). Munasib, M., & Faoziyah, L. (2023). Analysis of Arabic Textbooks in Character Education Curriculum Framework K13. ELOQUENCE: Journal of Foreign Language, 2(3), 170-181. Nasution, S, ‘Asas-asas Kurikulum’ Jakarta: Bumi Aksara dalam Dwi Priyana. “Integrasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni di SMKN 3 Kasihan Bantul Yogyakarta’, 2025.
Sunhaji, Pembelajaran Tematik-Integratif: Pendidikan Agama Islam dengan Sains (Yogyakarta : Pustaka Senja, 2016).
Tri Wahyuni, Tristanti, Buku Pintar Wayang (Yogyakarta : Cemerlang Publishing, 2020).
Widadi, Subur, Membaca Wayang dengan Kacamata Islam (Sukoharjo : CV. Farishma Indonesia, 2016).
Widodo, Hendro, Evaluasi Pendidikan (Yogyakarta : UAD Press, 2021).
Published
2026-01-30
How to Cite
NURYANTO, Fadjar Adji; SOBIRIN, Mohamad. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Perspektif Integratif Inklusif Seni Humaniora Wayang Kulit. Matan : Journal of Islam and Muslim Society, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 16-25, jan. 2026. ISSN 2715-0119. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/matan/article/view/16701>. Date accessed: 04 mar. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/1.matan.2026.8.1.16701.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.