Konsentrasi Nitrat dan Fosfat sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Perairan Sungai Pelus, Kabupaten Banyumas

Nitrate and Phosphate Levels as The Indicator of Trophic Status in Pelus River, Banyumas Regency

  • Alifia Ridha Mesaluna Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Faisal Ari Firmansyah Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Shahifa Wilda Asy Syahla Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Anik Maulia Tri Handayani Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Mardiyana Mardiyana Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Adinda Kurnia Putri

Abstract

Sungai Pelus merupakan salah satu sungai yang terletak di Kabupaten Banyumas. Sungai ini memiliki peran penting bagi masyarakat di sekitarnya karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci baju, memancing, dan pengairan. Aktivitas masyarakat mencuci baju dapat menyebabkan kandungan bahan organik dalam deterjen seperti nitrat dan fosfat masuk ke perairan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar nitrat dan fosfat untuk mengetahui status kesuburan perairan Sungai Pelus. Penelitian ini dilakukan dengan 2 kali pengulangan. Pengambilan sampel air di Sungai Pelus dilakukan pada 3 stasiun, yaitu hulu, tengah, dan hilir. Stasiun hulu berlokasi di Desa Karangsalam, StasiunĀ  tengah berlokasi di Desa Arcawinangun, dan Stasiun hilir berlokasi di Desa Sokaraja Lor. Metode yang digunakan untuk mengukur kadar nitrat dan fosfat di perairan adalah metode Spektrofotometri. Adapun data yang didapatkan kemudian digunakan untuk menganalisis tingkat kesuburan perairan di Sungai Pelus. Berdasarkan kadar nitratnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan mesotrofik akan tetapi lebih dominan kategori oligotrofik. Sedangkan berdasarkan kadar fosfatnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan eutrofik. Tingkat kesuburan perairan Sungai Pelus berdasarkan kadar nitrat dan fosfatnya ini tergolong ke dalam perairan eutrofik.

References

Ardhaneswari, M., & Wispriyo, B. (2022). Analisis Risiko Kesehatan Akibat Pajanan Senyawa Nitrat dan Nitrit Pada Air Tanah di Desa Cihambulu Subang. Depok: Universitas Indonesia.
Arizuna, M. (2014). Kandungan nitrat dan Fosfat Dalam Air Pori Sedimen di Sungai dan Muara Sungai Wedung Demak. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 7-16.
Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air : Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.
Isnaeni, N. (2015). Kesuburan Perairan Berdasarkan Nitrat, Fosfat, dan Klorofil-a di Perairan Ekosistem Terumbu Karang Pulau Karimunjawa. Diponegoro Journal of Maquares, 4(2), 75-81.
Juliansyah, E. (2022). Perilaku Berhenti Buang Air Besar Sembarangan. Jurnal Solusi Kesehatan, 1(1), 1-9.
Lukmanulhakim, C., Baedowi, M., & Hidayati, N. (2023). Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Kromium (Cr) pada Matriks Air di Sungai Pelus Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Jurnal Maiyah, 2(1), 41-50.
Milasari, S., Arviani, I. A., Hidayati, N., & Pranata, A. (2023). Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Kromium (Cr) Pada Sedimen di Sungai Pelus Kabupaten Banyumas. Jurnal Maiyah, 2(2), 85-98.
Mustofa. (2015). Kandungan Nitrat dan Fosfat Sebagai Faktor Tingkat Kesuburan Pantai. Jurnal Disprotek, 1(6), 13-19.
Patricia, Astono, & Hendrawan. (2018). Kandungan Nitrat dan Fosfat di Sungai Ciliwung. Seminar Nasional Cendekiawan, (pp. 178-185).
Rumanti, M. (2014). Hubungan Antara Kandungan Nitrat dan Fosfat Dengan Kelimpahan Fitoplankton di Sungai Bremi Kabupaten Pekalongan. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 168-176.
Sarjanti, E., & Suwarsito, S. (2019). Spasial Tingkat Pencemaran Sungai-sungai Di Purwokerto, Jawa Tengah. Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Sharpley, A. N., & Jarvie, H. P. (2013). Phosphorus Legacy: Overcoming The Effects of Past Management Practices to Mitigate Future Water Quality Impairment. Journal of Environmental Quality, 42(5), 1308-1326.
Simbolon, A. R. (2018). Pencemaran Bahan Organik dan Eutrofikasi di Perairan Cituis, Pesisir Tangerang. Jurnal Pro-Life, 3(2), 109-118.
Swayati, D. P. (2015). Concentration of Chlorophyll-A, Nitrate and Phospate to Assess Waters Productivity in The Estuary Wakak, Kendal. Semarang: Universitas Diponegoro.
Violietta, R. F., & Safitri, A. D. (2020). Perbandingan Keragaman dan Kelimpahan Plankton di Sungai Kalibening dan Sungai Elo Kabupaten Magelang. Prosiding Seminar Nasional, 2(1), 113-121.
Warman, I. (2017). Uji kualitas air muara sungai Lais untuk perikanan di Bengkulu Utara. Jurnal Agroqua, 13(2), 24-33.
Wulandari, N., Perwira, I., Y., Ernawati, N. M. (2021). Profil Kandungan Fosfat pada Air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Ayung, Bali, Current Trends in Aquatic Science, 4(2), 108-115.
Zulfia, N., & Aisyah. (2013). Status Trofik Perairan Rawa Pening Ditinjau Dari Kandungan Unsur Hara (NO3 dan PO4) Serta Klorofil-a. BAWAL, 5(3), 189-199.
Zulfiah, N., & Aisyah, A. (2016). Status Trofik Perairan Rawa Pening Ditinjau Dari Kandungan Unsur Hara (NO3 dan PO4) Serta Klorofil-A. BAWAL, 5(3), 189-199.
Published
2023-09-27
How to Cite
MESALUNA, Alifia Ridha et al. Konsentrasi Nitrat dan Fosfat sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Perairan Sungai Pelus, Kabupaten Banyumas. MAIYAH, [S.l.], v. 2, n. 3, p. 247-256, sep. 2023. ISSN 2963-4091. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/maiyah/article/view/9615>. Date accessed: 04 apr. 2025. doi: https://doi.org/10.20884/1.maiyah.2023.2.3.9615.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.