Pengaruh Lama Waktu Kontak terhadap Kinerja Trickling Filter Dalam Menurunkan Kandungan Bahan Organik Limbah Cair Industri Roti
Abstract
Limbah cair industri roti mengandung bahan organik yang tinggi, ditunjukkan dengan tingginya nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) dan kekeruhan memiliki nilai yang melebihi standar baku mutu berdasarkan Perda Jawa Tengah No 5 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Kesehatan R.I. No : 416/MENKES/PER/IX/1990. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui waktu kontak paling baik dan hasil pengolah sistem Trickling filter (TF) dalam menurunkan kandungan BOD, COD dan kekeruhan yang sesuai dengan standar baku mutu limbah cair yang sudah ditetapkan. Teknologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem TF. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan perbedaan waktu kontak (24, 48, 72, 96 dan 120). Hasil pengamatan awal limbah sebelum diolah adalah pada kadar BOD sebesar 2634,1 mg/L, kadar COD sebesar 4191,3 mg/L dan kekeruhan sebesar 1277 NTU. Dari hasil pengamatan diperoleh waktu kontak paling baik efektivitas penurunan kandungan BOD, COD dan kekeruhan berturut-turut sebesar 96,8%, 92,7% dan 96,9% pada waktu 120 jam. Waktu kontak efektif yang sesuai dengan standar baku mutu air limbah yaitu BOD 120 jam, COD 120 jam dan kekeruhan yang mendekati yaitu 120 jam.
References
Chen, J., Paul, L. ., & Renbi, B. (2006). Waste Treatment in the Food Processing Industry, Taylor and Francis Group. CRS PRESS.
Darmayanti, L., Yohanna, L. H., & Josua, M. T. S. (2011). Pengaruh Penambahan Media pada Sumur Resapan dalam Memperbaiki Kualitas Air Limbah Rumah Tangga. Jurnal Sains Dan Teknologi Universitas Riau, 10(2), 61–66.
Hadiwidodo, M., Oktiawan, W., Primadani, A. R., Parasmita, B. N., & Gunawan, I. (2013). Pengelolaan Air Lindi dengan Proses Kombinasi Biofilter Anaerob-aerob dan Wetland. Presipitasi, 4(2), 183–194.
Indah, L. S., Hendrarto, B., & Soedarsono, P. (2014). Kemampuan Eceng Gondok (Eichhornia sp.), Kangkung Air (Ipomea sp.), dan Kayu Apu (Pistia sp.) dalam Menurunkan Bahan Organik Limbah Industri Tahu (Skala Laboratorium). Diponegoro Journal Of Maquares, 3(1), 41–45.
Kale, M. M., & Mehrotrna, I. (2009). Rapid Determination of Biological Oxygen Demand. Internasional Journal of Civil and Environmental Engineering, 1(1), 15–22.
Mudatsir. (2007). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kehidupan Mikroba dalam Air. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 7(1), 23–29.
Mulia, R. . (2010). Kesehatan Lingkungan. Graha Ilmu.
Mulyani, T., & Mustika, F. . (2018). Pengolahan Air Limbah Tahu Menggunakan Teknologi Bioreaktor Trickling Filter. Environmental Science and Pollution Research, 1(1), 16–25.
Nurkholis, A., Suci, A., Abdillah, A., Widiastuti, A. S., Rahma, A. D., Maretya, D. A., & Wangge, G.A., Widyaningsih, Y. (2016). Proses Pengolahan Air Limbah secara Biologis (Biofilm): Trickling Filter dan Rotating Biological Contactor (RBC). Fakultas Geografi Universitas Gajah Mada, 1–11.
Pamungkas, B. . (2015). Perencanaan IPAL Portable dengan Unit Pengolahan Anaerobic Biofilter dan Aerobic Biofilter untuk Kegiatan Usaha Bakery di Kota Surabaya. Tugas Akhir, 162.
Pohan, N. (2008). Pengelolaan Limbah Cair Industri Tahu dengan proses Biofilter Aerobik. Tesis.
Retno, P. A., Trisnadi, D. W. C. P., & Nur, I. . (2013). Pengaruh Diameter Karbon Aktif pada Biosand Filter terhadap Penurunan Konsentrasi Biological Oxygen Demand dan Total Suspended Solid Air Limbah Kantin. Universitas Airlangga, 1, 1.
Rizkiyanti, D. F., & Alfiah, T. (2018). Kinerja Trickling Filter Untuk Mengelola Limbah Cair Katering Dengan Variasi Media Bioball dan Batu Apung Ditinjau dari Parameter BOD5 dan COD. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan, 6, 297–302.
Romansyah, E., Muliatiningsih., Putri, D. S., & Alawiyah, A. (2018). Pengaruh Pemberian Daun Bambu dan Arang Bambu Pada Pengolahan Limbah Cair Tahu. Jurnal Argotek, 5(2), 79–86.
Silvia, T. . (2015). Pengaruh Waktu Tinggal Limbah Cair Tahu Terhadap Kandungan Bahan Organik dalam Sistem Trickling Filter. Skripsi.
Suliyah. (2014). Efektivitas Penurunan Kandungan Bahan Organik Limbah Cair Domestik Menggunakan Sistem Trickling Filter dengan Waktu Tinggal yang Berbeda. Skripsi, 87.
Supraptini. (2002). Pengaruh Limbah Industri Terhadap Lingkungan Di Indonesia. Artikel Media Litbang Kesehatan, 8(2), 10–19.
Viana, M. R., Gilberto, C. B., Melo., D., Marcio, R. V., & Neto. (2012). Wastewater Treatment in Trickling Filters Using Luffa Cyllindrica as Biofilm Supporting Medium. Journal of Urban and Environmental Engineering, 6(2), 57–66.
Zahra, L. Z., & Purwanti, I. . (2013). Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik. Jurnal Teknik Pomits, 2(1), 2301–9271.