Kerapatan Mangrove Di Kawasan Rehabilitasi Mangrove Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes
Abstract
Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, merupakan salah satu kawasan yang mengalami kerusakan ekosistem mangrove akibat abrasi pantai dan aktivitas manusia. Tingkat kerapatan mangrove di kawasan ini perlu dikaji untuk mengetahui kondisi vegetasi dan faktor lingkungan yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerapatan mangrove, indeks nilai penting, serta faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan mangrove di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah purposive sampling menggunakan transek kuadran yang terdiri dari 3 plot masing-masing berukuran 10 m x 10 m, 5 m x 5 m, dan 1 m x 1 m dengan menentukan 3 titik stasiun. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis mangrove, yaitu Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Avicennia alba, dan Rhizophora stylosa. Spesies Avicennia marina memiliki kerapatan tertinggi pada kategori semai (21.111 ind/ha) dan indeks nilai penting tertinggi (226,52% pada kategori pohon). Hasil pengukuran kualitas perairan dengan beberapa parameter kualitas air pada tiap stasiun di kawasan rehabilitasi mangrove Desa Kaliwlingi antara lain suhu 26-27,3°C, salinitas 37-38,6 ppt, dan pH 6,8-7,2. Hasil pengukuran parameter kualitas perairan masih mendukung untuk pertumbuhan mangrove.
References
Agustini, N. T., Ta’alidin, Z., & Purnama, D. (2016). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Kahyapu Pulau Enggano. Jurnal Enggano, 1(1), 19- 31.
Annisa, A. Y. N., Pribadi, R., & Pratikto, I. (2019). Analisis Perubahan Luasan Hutan Mangrove Di Kecamatan Brebes Dan Wanasari, Kabupaten Brebes Menggunakan Citra Satelit Landsat Tahun 2008, 2013 Dan 2018. Journal of Marine Research, 8(1), 27–35.
Asman, I., Sondak, C. F. A., Schaduw, J.N.W., Kumampung, D.R.H., Ompi, M., Sambali. H. (2020). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Lesah, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 8(2): 48-60.
Daris, L., J, J., W, W., & Arianto, I. F. (2023). Kajian Ekosistem Mangrove Berdasarkan Jenis dan Karakteristik Substrat di Desa Tompotana Kecamatan Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar. Lutjanus, 28(1), 16–27.
Dewi, L. M. P. N., & Maharani, S. E. (2021). Keanekaragaman Jenis Mangrove Pada Tahura Ngurah Rai Sekitar PLTD/G Pesanggaran. Jurnal Ecocentrism , 2(1), 6–15.
Eddy, S., Ridho, M. H., Iskandar, I., Mulyana, A. (2019). Species Composition and Structure of Degraded Mangrove Vegetationin The Air Telang Protected Forest, South Sumatra, Indonesia. Biodiversitas, 20(8), 2119-2127.
Haya, N., N.P. Zamani, & D. Soedharma. (2015). Analisis struktur ekosistem mangrove di Desa Kukupang Kecamatan Kepulawan Joronga. Teknologi Perikanan dan Kelautan, 6(1): 79–89.
Innadya, A., Pratama, S., Khotimah, H. K., Ridwana, R., & Somantri, L. (2022). Analisis Kerapatan Vegetasi Untuk Perencanaan Wilayah Di Desa Cihideung Kabupaten Bandung Barat Menggunakan Citra Sentinel-2a Dengan Metode Msarvi. Jurnal Planologi, 19(2), 192.
Isma, M. Z. (2017). Kemunculan Kerang Pharella Acutidens Dikaitkan Dengan Salinitas Perairan Hutan Mangrove Di Perairan Dumai, Provinsi Riau. Samudra Akuatika, 1(2), 37-52.
Jesus, A. (2015). Kondisi Ekosistim Mangrove Di Sub District Liquisa Timor-Leste. Depik, 1(3), 136- 143.
Khairunnisa, C., Thamrin, E., & Prayogo, H. (2020). Keanekaragaman Jenis Vegetasi Mangrove Di Desa Dusun Besar Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Hutan Lestari, 8(2), 325–336.
Lahabu, Y., Schaduw, J. N., & Windarto, A. B. (2015). Kondisi Ekologi Mangrove di Pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten MinahasaUtara Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 3(2), 41-52.
Muarif. (2017). Karakteristik Ekosistem Mangrove di Kawasan Pesisir Kepulauan Natuna Characteristic of Mangrove Ecosystem in Natuna Island Coastal Area Muarif. Jurnal Mina Sains, 3(2), 1–6.
Muhtadi, A., Siregar, R. H., Leidonald, R., & Harahap, Z. A. (2016). Status ekologis mangrove Pulau Sembilan, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara (Ecological status of mangrove of Sembilan Island, Langkat Regency, North Sumatra Province). Depik, 5(3), 151–163.
Nainggolan, F. A., Pribadi, R., & Trianto, A. (2022). Struktur Komposisi Dan Simpanan Karbon Di Sedimen Hutan Mangrove Pandansari, Kaliwlingi, Brebes. Journal of Marine Research, 11(3), 529–538
Pandeirot, G. L., Rumengan, A. P., Paruntu, C. P., Darwisito, S., Ompi, M., & Wantasen, A. S. (2020). Analisis Struktur Komunitas Mangrove Di Kawasan Sekitar Pt. Conch Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(2), 104.
Parmadi, E. H., Dewiyanti, I., & Karina, S. (2016). Indeks nilai penting vegetasi mangrove di kawasan Kuala IDI, Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 1(1), 82-95.
Ramadhani, W. S., Pratama, D. L., Rahmat, A., & Istiawati, N. F. (2021). Analisis perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran dengan pemanfaatan citra landsat. Open Science and Technology, 1(1), 58–69
Ramena, G. O., V Wuisang, C. E., & P Siregar, F. O. (2020). Pengaruh Aktivitas Masyarakat Terhadap Ekosistem Mangrove Di Kecamatan Mananggu. Jurnal Spasial, 7(3), 343–351.
Rihulay, T. D., & Samuel Papilaya, F. (2022). Analisa Perubahan Luas Tutupan Lahan Mangrove di Teluk Ambon Dalam Menggunakan OBIA. Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology, 4(1), 7–12.
Schaduw, J. N. (2016). Kondisi Ekologi Mangrove Pulau Bunaken Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal LPPM UNSRAT bidang Sains dan Teknologi, 3(2), 65-74.
Sidabuar, E. A., Sartimbul, A., Handayani, M. (2019). Distribusi Suhu, Salinitas, dan Oksigen Terlarut Terhadap Kedalaman di Perairan Teluk Prigi Kabupaten Trenggalek. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(1), 46-52.
Tiara, A. R., Banuwa, I. S., Qurniati, R., & Yuwono, S. B. (2018). Pengaruh Kerapatan Mangrove Terhadap Kualitas Air Sumur Di Desa Sidodadi Kabupaten Pesawaran. Jurnal Hutan Tropis, 5(2), 93.

.png)

.png)
.png)
