Asuhan Keperawatan Klien Harga Diri Rendah Dengan Terapi Okupasi Berkebun
Abstract
Harga diri rendah di gambarkan sebagai perasaan negatif terhadap diri sendiri termasuk hilangnya
rasa percaya diri dan harga diri. Tanda dan gejala harga diri rendah diantaranya yaitu muncul
perasaan bingung, putus asa, tidak berdaya, tidak berharga dan tidak berguna, merasa kurang
diperhatikan, menurunnya memori dalam jangka waktu panjang atau pendek, menurunnya
kemampuan, menarik diri dan kurang melakukan sosialisasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan kemampuan untuk melakukan kegiatan pada pasien yang mengalami harga diri
rendah salah satunya adalah dengan terapi okupasi berkebun. Tujuannya melakukan studi kasus
penerapan terapi okupasi berkebun pada klien harga diri rendah. Metode penelitian ini yaitu Studi
kasus dengan menerapkan implementasi evidance based practice pada asuhan keperawatan.Hasil
dari studi kasus adalah pemberian intervensi terapi okupasi berkebun yang berdampak pada
meningkatnya kemampuan positif dan peningkatan harga diri klien. Peningkatan kemampuan
berkebun klien didapatkan hasil awal sebelum tindakan yaitu skor 4, setelah tindakan menjadi skor 9.
Kemudian peningkatan harga diri diukur menggunakan kuesioner Rosenberg diperoleh dari skor
sebelum dilakukan tindakan okupasi 19, skor akhir setelah tindakan okupasi menjadi 24.