OPTIMALISASI KAPASITAS POKDARWIS WAYANG SAKTI DENGAN PELATIHAN SURVIVAL PROGRAM FOR ACTION, RESILIENCE AND KNOWLEDGE (SPARK) UNTUK WISATA OUTBOUND
Abstract
Bentang alam Desa Salamerta yang didominasi persawahan, perkebunan, hutan pinus dan area perbukitan di Mandiraja menawarkan infrastruktur alami bagi aktivitas outdoor. Keunggulan geografis ini, apabila diintegrasikan dengan identitas olaraga rekreasi, seni budaya dan kuliner khas Banjarnegara, memberikan nilai tawar daya tarik wisata yang komprehensif bagi para pelancong. Pokdarwis Wayang Sakti berperan dalam memajukan bukit rumpit sebagai pariwisata lokal dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Infrastruktur dan aksesibilitas yang terbatas, serta risiko bencana alam menjadi tantangan, selain itu diperlukan promosi dan perbaikan fasilitas untuk menarik lebih banyak wisatawan. Permasalahan: a) Kurangnya pemahaman Pokdarwis tentang pentingnya pengembangan kapasitas untuk mendukung wisata outbound, b) Kurangnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan pokdarwis terkait pengelolaan wisata outbound dipadukan dengan olahraga permainan, c) Kurangmya pengetahuan dan keterampilan mengadaptasi dan mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan daya tarik dan promosi wisata. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan Penguatan Kapasitas Pokdarwis Dengan Survival Program for Action, Resilience and Knowledge (SPARK) untuk Peningkatan Daya Tarik Wisata Outbound. Metode: 1) Sosialisasi: Program Survival Program for Action, Resilience, and Knowledge (SPARK), Konsep survival dan ketahanan (resilience), mengelola wisata outbound secara efektif, 2) Pelatihan: Survival Games and Sport, Simulasi Wisata Outbound. 3) Penerapan Teknologi: Pembuatan akun di media sosial dengan konten edukasi. Kegiatan pengabdian ini tujuannya adalah agar anggota pokdarwis pengetahuan dan keterampilannya meningkat, dalam optimalisasi peran pengelolaan kegiatan wisata petualangan dan survival berbasis olahraga permainan. Pelaksanaan kegiatan: dengan metode ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 22 pemuda. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pokdarwis tentang peran pengelolaan kegiatan wisata petualangan dan survival berbasis olahraga permainan. Berdasarkan hasil analisis Uji-t Berpasangan: Nilai Signifikansi (p-value) yang diperoleh adalah <0.001. Terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata pre-test (58.07) dan nilai post-test (80.89). Kesimpulan: program ini dapat dilanjutkan dan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.





