Pemetaan dan Evaluasi Kesesuaian Lahan Budidaya Kopi Arabika Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Intan Jaya
Abstract
Kabupaten Intan Jaya yang terletak di wilayah Pegunungan Tengah Provinsi Papua Tengah memiliki potensi biofisik yang sangat mendukung bagi pengembangan kopi arabika (Coffea arabica). Penelitian dilakukan dengan latar belakang perlunya evaluasi terhadap daya dukung lahan untuk memastikan bahwa perluasan areal tanam dilakukan pada lokasi yang tepat secara agroklimat dan aman secara ekologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluasi lahan kuantitatif dan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian dilakukan dengan mengintegrasikan parameter lingkungan, yaitu: kelerengan, ketinggian, curah hujan rata-rata, suhu rata-rata, dan tata guna lahan sesuai dengan kriteria teknis budidaya kopi arabika. Proses analisis melibatkan teknik overlaying dan skoring terhadap peta-peta tematik untuk menghasilkan peta kesesuaian lahan yang akurat. Penelitian difokuskan pada dua tujuan utama, yaitu melakukan analisis spasial kesesuaian lahan untuk tanaman kopi arabika dan merumuskan strategi pengembangan komoditas tersebut di Kabupaten Intan Jaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Intan Jaya memiliki lahan kategori sangat sesuai (S1) seluas 200.164,6 ha (20,3%) dan cukup sesuai (S2) seluas 369.336,0 ha (37,5%). Secara keseluruhan, lebih dari 57% wilayah kabupaten potensial untuk pengembangan kopi, sementara lahan tidak sesuai (N) mencakup 12,3% yang umumnya berada di kelerengan ekstrem. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi intensifikasi lahan pada zona S1 dan S2 melalui penerapan sistem agroforestri dan manajemen pasca panen yang modern.
References
Avelino, J., Cristancho, M., Georgiou, S., Imbach, P., Aguilar, L., Bornemann, G., Läderach, P., Anzueto, F., Hruska, A. J., & Morales, C. (2015). The coffee rust crises in Colombia and Central America (2008–2013): Impacts, plausible causes and proposed solutions. Food Security, 7(2), 303–321. https://doi.org/10.1007/s12571-015-0446-9
Aygun, M., Akbar, H., Ismadi, I., Nasruddin, N., & Nazirah, L. (2015). Analisis Sifat Fisika Dan Kimia Tanah Pada Lahan Kopi Arabika Organik Di Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Agrium, 342–349. https://doi.org/10.29103/agrium.v22i3.24571
Bunn, C., Läderach, P., Ovalle Rivera, O., & Kirschke, D. (2015). A bitter cup: Climate change profile of global production of Arabica and Robusta coffee. Climatic Change, 129(1), 89–101. https://doi.org/10.1007/s10584-014-1306-x
Cahyadi, M. F., & Kurniawan, T. (2021). Analisis Implementasi Kebijakan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah. Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja, 14(1), 1–24. https://doi.org/10.33701/jppdp.v14i1.1554
Chemura, A., Kutywayo, D., Chidoko, P., & Mahoya, C. (2016). Bioclimatic modelling of current and projected climatic suitability of coffee (Coffea arabica) production in Zimbabwe. Regional Environmental Change, 16(2), 473–485. https://doi.org/10.1007/s10113-015-0762-9
Condro, N. (2018). Pengembangan Potensi Wilayah Pertanian Distrik Homeo Kabupaten Intan Jaya. Jurnal MEDIAN Arsitektur Dan Planologi, 8(01), 39–47.
DaMatta, F. M., Avila, R. T., Cardoso, A. A., Martins, S. C. V., & Ramalho, J. C. (2018). Physiological and Agronomic Performance of the Coffee Crop in the Context of Climate Change and Global Warming: A Review. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 66(21), 5264–5274. https://doi.org/10.1021/acs.jafc.7b04537
Fadjarajani, S., Hakim, E. H., Rosali, E. S., & Darmawan, D. (2021). Pemanfaatan Lahan Secara Konservatif Bagian Hulu Sungai Ciwalen Dari DAS Citanduy Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat. JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA, 2(10), 24–33.
Hartono, B., Rauf, A., Elfiati, D., Harahap, F. S., & Sidabuke, S. H. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Pada Areal Penggunaan Lain Untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) DI Kecamatan Salak Kabupaten Pak-Pak Bharat. Jurnal Solum, 15(2), 66–74. https://doi.org/10.25077/jsolum.15.2.66-74.2018
Hasyir, F., Tjoneng, A., & Ibrahim, B. (2023). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) DI Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 4(1), 134–147. https://doi.org/10.33096/agrotekmas.v4i1.321
Hidayah, R. B. (2024). SIG Pemetaan dan Hasil Panen Perkebunan Kopi Kabupaten Kendal Tahun 2017 – 2019. JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT, 1(3), 651–656. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.734
Izzati, R., Karim, A., Arabia, T., Hifnalisa, Manfarizah, Syakur, & Hafid, I. (2019). Analysis of Taste Quality of Coffea Arabica L. in Several Altitudes At Gayo Lues District. International Journal of Advanced Research, 7(6), 461–468. https://doi.org/10.21474/IJAR01/9243
Jha, S., Bacon, C. M., Philpott, S. M., Ernesto Méndez, V., Läderach, P., & Rice, R. A. (2014). Shade Coffee: Update on a Disappearing Refuge for Biodiversity. BioScience, 64(5), 416–428. https://doi.org/10.1093/biosci/biu038
Malczewski, J. (2004). GIS-based land-use suitability analysis: A critical overview. Progress in Planning, 62(1), 3–65. https://doi.org/10.1016/j.progress.2003.09.002
Muiz, K., Nilahayati, N., Nasruddin, N., Jamidi, J., & Hafifah, H. (2024). Analisis Kualitas Fisik Dan Cita Rasa Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Pada Dua Rentang Ketinggian. Jurnal Agrium, 21(3), 258–265. https://doi.org/10.29103/agrium.v21i3.18994
Ovalle-Rivera, O., Läderach, P., Bunn, C., Obersteiner, M., & Schroth, G. (2015). Projected Shifts in Coffea arabica Suitability among Major Global Producing Regions Due to Climate Change. PLOS ONE, 10(4), e0124155. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0124155
Pham, Y., Reardon-Smith, K., Mushtaq, S., & Cockfield, G. (2019). The impact of climate change and variability on coffee production: A systematic review. Climatic Change, 156(4), 609–630. https://doi.org/10.1007/s10584-019-02538-y
Purwadi, M. A. (2018). Budidaya Tanaman Kopi Arabika Sebagai Pendorong Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Intan Jaya. JUMABIS (JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS), 2(1), 1–11.
Rahn, E., Vaast, P., Läderach, P., van Asten, P., Jassogne, L., & Ghazoul, J. (2018). Exploring adaptation strategies of coffee production to climate change using a process-based model. Ecological Modelling, 371, 76–89. https://doi.org/10.1016/j.ecolmodel.2018.01.009
Ramadhani, F. M. A., Mufid, A., Afiatan, A. S., Supriyanto, E. A., Handriatni, A., Jazilah, S., Badrudin, U., Sajuri, & Firmansyah, D. (2026). Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Arabika Menggunakan Teknologi SIG di Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan. Technologica, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.55043/technologica.v5i1.328
Schroth, G., Bede, L. C., Paiva, A. O., Cassano, C. R., Amorim, A. M., Faria, D., Mariano-Neto, E., Martini, A. M. Z., Sambuichi, R. H. R., & Lôbo, R. N. (2015). Contribution of agroforests to landscape carbon storage. Mitigation and Adaptation Strategies for Global Change, 20(7), 1175–1190. https://doi.org/10.1007/s11027-013-9530-7
Suparno, A., Rouw, A., Irbayanti, D., Lindongi, L. E., & Namserna, H. J. (2022). Analisis faktor internal dan eksternal pengembangan perkebunan rakyat kopi Arabika di Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. Agrotek, 10(1), 1–9. https://doi.org/10.46549/agrotek.v6i1.261
Wibowo, F. A. C., Triwanto, J., Kurniawan, E. T., & Muttaqin, T. (2020). Strategi Perbaikan Sistem Agroforestri Dan Konservasi Lahan Di Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 15(1), 36–47. https://doi.org/10.31849/forestra.v15i1.3651


