Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan: Kajian Antropologi Sastra
Main Article Content
Abstract
Objek kajian dalam penelitian ini adalah Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sangat sensitif, yaitu tentang perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tahun 60an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh, alur, dan latar, serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul “Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” adalah ditemukannya 4 komponen agama menurut Emile Durkheim, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek religiusitas dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar, dan Cak Ali.