Representasi Simbol Budaya Batak Toba dalam Film <i>Ngeri-Ngeri Sedap</i>

Main Article Content

Miftahul Jannah Dina Nurmalisa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol budaya Batak Toba yang terdapat dalam film Ngeri – Ngeri Sedap melalui perilaku tokoh. Metode deskriptif kualitatif dan teori semiotika Charles Sanders Peirce (ikon, indeks, simbol) digunakan untuk menemukan simbol – simbol yang terdapat dalam teks, sedangkan pendekatan antropologi sastra untuk menunjukkan representasi simbol budaya dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi dan studi literatur. Kajian pustaka dilakukan dengan menelaah beberapa jurnal dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini yaitu simbol budaya Batak Toba ditemukan dalam film Ngeri – Ngeri Sedap melalui perilaku tokoh dengan mengunakan analisis semiotika model Charles Sander Peirce (ikon, indeks, simbol). Simbol – simbol tersebut selaras dengan tiga unsur kebudayaan universal yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat (2005), yaitu (1) sistem kemasyarakatan meliputi berkumpul di lapo, musyawarah, pernikahan sesama suku, anak terakhir pewaris rumah, dan peran perumpuan dalam keluarga; (2) sistem mata pencaharian, meliputi berkerja di bidang hukum dan merantau; (3) sistem bahasa, yaitu menggunakan sapaan horas. Melalui simbol – simbol tersebut, film ini merepresentasikan budaya Batak Toba sekaligus menjadi autokritik terhadap budaya patriarki yang masih berlangsung di masyarakat Batak hingga sekarang.

Article Details

How to Cite
JANNAH, Miftahul; NURMALISA, Dina. Representasi Simbol Budaya Batak Toba dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap. Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 1-12, jan. 2024. ISSN 2961-8045. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/iswara/article/view/10198>. Date accessed: 22 may 2024. doi: https://doi.org/10.20884/1.iswara.2023.3.2.10198.
Section
Articles