Pengaruh Pemberian Pupuk Mikoriza-Trichoderma dan Dosis Pengurangan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum L.)

  • Eny Rokhminarsi Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Ponendi Hidayat Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Amaliah Febriani Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Ni Wayan Anik Leana Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20884/agronomika.v21i2.6584

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk mikoriza-Trichoderma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dan dosis paling tepat. mengetahui pengaruh pengurangan dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dan dosis paling tepat serta mengetahui kombinasi terbaik pupuk mikoriza-Trichoderma dan pengurangan penggunaan dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanam tomat. Penelitian ini merupakan percobaan pot dengan perlakuan faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor dan ditambah dengan kontrol. Faktor pertama adalah dosis pupuk mikoriza-Trichoderma yang terdiri dari tiga taraf yaitu 10 g/tanaman (5 g mikoriza-5 g Trichoderma), 30 g/tanaman (15 g mikoriza-15 g Trichoderma), dan 50 g/tanaman (25 g mikoriza-25 g Trichoderma). Faktor kedua adalah pengurangan dosis pupuk anorganik yang terdiri dari tiga taraf yaitu, pengurangan 0% sesuai dosis anjuran (Urea 1,34 g, Sp-36 3 g, KCL 0,66 g), Pengurangan 25% (Urea 1,005 g, Sp-361,5 g, KCL 0,495 g), pengurangan 50% (Urea 0,67 g, Sp-36 1,5g, KCL 0,33 g). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga, luas daun, kehijauan daun, bobot buah, diameter buah, bobot tanaman segar, bobot akar segar, bobot tanaman kering. Data dianalisis dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) hasil penelitian menujukan bahwa dosis 50g/tanaman (25 g mikoriza – 25 g Trichoderma) meningkatkan pertumbuhan jumlah daun hingga 293,3 helai, jumlah cabang hingga 3,7 cabang, jumlah bunga menjadi 40,3 bunga, luas daun menjadi 188,7 cm2, kehijauan daun menjadi 37,0 μg.ml-1, bobot tanaman segar menjadi 336,3g bobot tanaman kering hingga 80,7g, dan bobot buah hingga 157,3g.

Referensi

Andrian M , Nevy D,H , Iskandar S. 2012. Pengaruh oemberian berbagai tingkat mikoriza arbuskula pada tanah ultisol terhadap produktivitas tanaman leguminosa. Jurnal Peternakan Integratif . 3(1);84-95.
Antari S.M Ni Putu, Puspawari Ni Made, dan I Ketut S. 2017. Pengaruh Inokulasi Trichoderma sp. Indigenus terhadap Penyakit Akar Gada dan Pertumbuhan Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika..6(4):423-432.
Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jendral Hortikultuta. 2020. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Indonesia 2018. Badan Pusat Statistika, Jakarta.
Fanindi, A., B. R. Prawiradiputra dan L. Abdullah. 2010. Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Produksi hijauan dan benih kalopo (Calopogonium mucunoides). JITV. 15(3): 205-214.
Gusta, A. R., Rofiq, M., & Fatahillah, F. 2017. Efektivitas Pupuk Hayati (Inokulan Cendawan Mikoriza Arbuskula dan Trichoderma) dan Pupuk P pada Karakter Fisiologis, Pertumbuhan dan Produksi Nilam (Pogostemon cablin Benth.). Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian (September): 79–83.
Hapsoh, Gusmawartati, A. I. Amri, & A. Diansyah. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk NPK DGW Compaction dan POC Ratu Biogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabe Rawit (Capsicum frutescent L.) Hibrida F-1 Varietas Bhaskara. Jurnal AGRIFOR Vol. XV :15-23
Indriati, G.; Ningsih, L.I. dan Rizki. 2013. Pengaruh Pemberian Fungi Mikoriza Multispora Terhadap Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) Prosiding Semirata FMIPA Universitas. Lampung.
Kung'u, J. B. 2008. Effect Of VesicularArbuscular Mycorrhiza (VAM) Fungi Inoculation on Copping ability and Drought Resistance of Senna spectabilis. J. Botani. 40(5):2217- 2224.
Krisdayani,.M.P Meitini W,. Eniek K. 2020. Pengaruh Kombinasi Pupuk Hayati Endomikoriza, Trichoderma spp. dan Pupuk Kompos terhadap Pertumbuhan Bibit Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen). Jurnal Sylva Lestari. 8(3):400-410
Naemah, D., S.M. Widyastuti, Sumardi. 2003. Pengaruh Trichoderma terhadap perkembangan mikoriza pada akar Pinus merkusii Jungh. et de Vriese. Agrosains. 16(2): 173-183.
Nazirah L. & Dwi I. L. 2019. Respon Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Terhadap Pemotongan Umbi dan Aplikasi Pupuk Organik. Jurnal Agrium, 16(2).
Nurhalimah, S., Nurhatika, S.,& Muhibuddin, A. 2014. Eksplorasi Mikoriza Vesikular Arbuskular ( MVA ) Indigenous Pada Tanah Regosol di Pamekasan, Madura. Jurnal Sains dan Seni Pomits 3(1): 30–34.
Nurtjahjaningsih, ILG. P. Sulistyawati, AYPBC. Widyatmoko A. Rimbawanto. 2012. Karakteristik pembungaan dan system perkawinan Nyamplung (Calophyllu minophyllum) pada Hutan Tanaman di Watusipat, Gunung Kidul. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan. 6(2): 65- 80.
Prayoda, R., Juhriah, Z. Hasyim dan S. Suhadiyah. 2015. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon Cucumis melo L. Var. Action dengan Aplikasi Vermikompos Padat. Jurusan Biologi Fakultas MIPA. Universitas Hassanudin Makasar. Makasar.
Prasetyo, B.H., Suriadikarta, D.A. 2006. Karakteristik, potensi, dan teknologi pengelolaan tanah Ultisol untuk pengembangan pertanian lahan kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian 25(2),39-47.
Rahmayani E , Rizki, Novi. 2013. Pengaruh Beberapa Konsentrasi Sitokinin Terhadap Pembentukan Buah Partenokarpi Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Skripsi. Universitas Andalas. Padang.
Rohmah F, Rahayu YS, Yuliani, 2013. Pemanfaatan Bakteri Pseudomonas fluorescens, Jamur Trichoderma harzianum dan Seresah Daun Jati (Tectona grandis) untuk Pertumbuhan Tanaman Kedelai Pada Media Tanam Tanah Kapur. LenteraBio. 2(2): 149- 153.
Sahla L, Endang D.P, Eny F. 2019. Pertumbuhan dan hasil Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra) pada berbagai dosis pupuk kambing dan frekuensi pemupukan Nitrogen. Jurnal Pertanian Tropik 6(3): 438-447.
Setiadi., Y, 2007, Bekerja dengan Mikoriza untuk Daerah Tropik, Makalah, Workshop Mikoriza Konggres Nasional Mikoriza Indonesia II 17-18 Juli 2007, Bogor.
Simanungkalit, R.D.M & R. Saraswati 1993. Penerapan bioteknologi pada produksi biofertilizer di Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian, Bogor, Jawa Barat.
Taiz, L. and E. Zeiger. 2006. Plant Young Fruit and Their Regulation by Physiology. Fourth Edition. Sinauer Plant Hormones and Bioregulators. Plant Associates Inc. Publishers.
Diterbitkan
2022-10-31
##submission.howToCite##
ROKHMINARSI, Eny et al. Pengaruh Pemberian Pupuk Mikoriza-Trichoderma dan Dosis Pengurangan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum L.). Agronomika: Jurnal Budidaya Pertanian Berkelanjutan, [S.l.], v. 21, n. 2, p. 10-18, oct. 2022. ISSN 2829-128X. Tersedia pada: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/agro/article/view/6584>. Tanggal Akses: 17 june 2024 doi: https://doi.org/10.20884/agronomika.v21i2.6584.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##