DESENTRALISASI PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN WONOSOBO

Main Article Content

Shadu Satwika Wijaya Zaula Rizqi Atika Chamid Sutikno Muhammad Husnul Maab Diar Budi Utama

Abstract

Salah satu bentuk desentralisasi dalam pelayanan publik dapat dilihat dari pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN). Maksud penyelenggaraan PATEN telah tercantum dalam Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 Pasal 3 yang diantaranya mengamanatkan bahwa kecamatan sebagai pusat pelayanan masyarakat dan menjadi simpul pelayanan bagi kantor/badan pelayanan terpadu di kabupaten/kota. Penyelenggaraan PATEN sekaligus menambah peran kecamatan, bukan hanya mengkoordinasikan pelaksanaan pemerintahan desa, melainkan juga unit pelayanan publik. Kecamatan sebagai penyelenggara PATEN dianggap belum maksimal menyelenggarakan pelayanan publik sebagaimana yang diharapkan pemerintah kabupaten karena berbagai keterbatasan sehingga kurang mampu memberikan pelayanan yang optimal, serta keterbatasan sarana dan prasarana sehingga tidak mampu menyediakan kenyamanan dalam proses pelayanan publik. Kondisi demikian membuat masyarakat mengharapkan pemerintah agar keberadaan kecamatan mampu memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. Berdasarkan hal tersebut maka kajian Blue Print Pengembangan Kecamatan dalam Desentralisasi Pelayanan Publik di Kabupaten Wonosobo penting untuk dilaksanakan.

Article Details

How to Cite
WIJAYA, Shadu Satwika et al. DESENTRALISASI PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN WONOSOBO. Public Policy and Management Inquiry, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 100-115, apr. 2020. ISSN 2714-626X. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/ppmi/article/view/3219>. Date accessed: 26 sep. 2020.
Section
Articles