PENURUNAN ANGKA AUTOPSI DI RSUP SANGLAH SELAMA DELAPAN TAHUN TERAKHIR

  • hengky .

Abstract

Penurunan Angka Autopsi di RSUP Sanglah Selama Delapan Tahun Terakhir Tujuan: Menggambarkan angka autopsi di RSUP Sanglah, untuk memperkuat fakta-fakta bahwa jumlah otopsi telah menurun di seluruh dunia selama beberapa puluh tahun terakhir.


Metode: Penelitian deskriptif potong lintang telah dilakukan di Instalasi Kedokteran Forensik, RSUP Sanglah Denpasar Bali Indonesia dari tahun 2011-2018. Sejumlah 8515 kasus kematian tidak wajar dikumpulkan secara retrospektif menggunakan data sekunder dari register jenazah.  Kemudian data tersebut diolah dalam bentuk grafik dan narasi.


Hasil: Angka autopsi di RSUP Sanglah Denpasar Bali Indonesia antara 2011-2018 berturut-turut adalah 10,4%; 6,9%; 4,2%; 5%; 5,2%; 4,1%; 3,7%; dan 3,2%.  Sementara itu, proporsi pemeriksaan luar jenazah di RSUP Sanglah adalah 74,1% pada 2011; 65,1% pada 2012; 54,7% pada 2013; 51,6% pada 2014; 76,9% pada 2015; 98,1% pada 2016; 97% pada 2017; dan 95,9% pada 2018.


Diskusi: Penurunan angka autopsi dapat disebabkan beberapa hal, antara lain sikap dokter terhadap autopsi, peran dokter spesialis forensik, kendala finansial, dan pertimbangan etis. Di masa depan, penerapan teknik autopsi yang tidak invasif perlu dipertimbangkan secara matang dan diteliti lebih lanjut pada era revolusi industri 4.0.


Kesimpulan: Antara 2011-2018, angka autopsi di RSUP Sanglah Denpasar Bali Indonesia terus-menerus menurun. Hasil penelitian ini sesuai dengan fakta-fakta bahwa proporsi autopsi telah menurun secara signifikan di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir.


 


Kata Kunci: autopsi, penurunan, kedokteran forensik.

Published
2020-05-06
How to Cite
., hengky. PENURUNAN ANGKA AUTOPSI DI RSUP SANGLAH SELAMA DELAPAN TAHUN TERAKHIR. Jurnal Forensik dan Medikolegal Indonesia, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 50-55, may 2020. ISSN 2656-2391. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jfmi/article/view/2649>. Date accessed: 07 july 2020.