Kepentingan Rusia dalam Proyek Pembangunan Pipa Gas Turkish Stream tahun 2014-2016

  • Rifka Amalia
  • Muhammad Yamin Universitas Jenderal Soedirman


This paper aims to analyze Rusia’s interest in the development of Turkish Stream Project in 2014 until 2016. Energy is the most notable sector for Russia that can affect the economy-politics. From economy side, energy exports are largely included in state revenues. Politically, energy is a top priority in every political agenda and foreign policy. Energy is one of determining Russia’s foreign policy toward its energy importing countries. EU is a region that has dependence on Russian energy, especially natural gas. Therefore Russia sees EU as a great opportunity and wants to dominate European’s energy market. So the South Stream project was formed which would deliver Russian natural gas directly to Europe via the Black Sea. This is one of Russia’s step to maintain the EU’s dependence on Russia and dominating energy market. Unfortunately, this project must be stalled due to the Third Energy Package policy implemented by EU. Russia, with its ambition to dominate the European energy market, has had an alternative project to achieve that ambition. The Turkish Stream project was formed in cooperation between Russia dan Turkey. The project planned not only deliver Russian natural gas to Turkey but also Europe via Greece. Although the negotiations and deliberations of this project were delayed, the project was finally continued.
Keywords : Energy, National Interest, Third Energy Package, European Union , Russia.
Artikel ini hendak menganalisa kepentingan Rusia dalam pembangunan proyek “Turkish Stream”. Energi adalah sektor yang paling menonjol bagi Rusia yang dapat mempengaruhi ekonomi-politik. Dari sisi ekonomi, ekspor energi sebagian besar masuk dalam penerimaan negara. Secara politis, energi merupakan prioritas utama dalam setiap agenda politik dan kebijakan luar negeri. Energi adalah salah satu penentu kebijakan luar negeri Rusia terhadap negara pengimpor energinya. UE adalah wilayah yang memiliki ketergantungan terhadap energi Rusia, terutama gas alam. Oleh karena itu Rusia melihat Uni Eropa sebagai peluang yang bagus dan ingin mendominasi pasar energi Eropa. Proyek South Stream yang dibentuk ini akan mengantarkan gas alam Rusia langsung ke Eropa melalui Laut Hitam. Hal ini adalah salah satu langkah Rusia untuk menjaga ketergantungan Uni Eropa terhadap Rusia dan mendominasi pasar energi. Sayangnya, proyek ini harus macet karena kebijakan Third Energy Package yang diimplementasikan oleh UE. Rusia, dengan ambisinya mendominasi pasar energi Eropa, telah memiliki proyek alternatif untuk mencapai ambisi tersebut. Proyek Turkish Stream dibentuk atas kerjasama antara Rusia dan Turki. Proyek ini direncanakan tidak hanya mengantarkan gas alam Rusia ke Turki tapi juga Eropa via Yunani. Meski negosiasi dan pembahasan proyek ini tertunda, proyek tersebut akhirnya dilanjutkan.
Kata-kata Kunci: Energi, Kepentingan Nasional, Third Energy Package, Uni Eropa, Rusia.

How to Cite
AMALIA, Rifka; YAMIN, Muhammad. Kepentingan Rusia dalam Proyek Pembangunan Pipa Gas Turkish Stream tahun 2014-2016. Insignia Journal of International Relations, [S.l.], v. 4, n. 01, p. 27-35, apr. 2017. ISSN 2597-9868. Available at: <>. Date accessed: 11 dec. 2018. doi:

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.