Peran TNI dalam Mengamankan Wilayah Perbatasan Darat Indonesia-Malaysia

Studi Kasus Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS Periode Maret 2019– November 2019

  • Agus Subagyo Universitas Jenderal Achmad Yani

Abstract

Wilayah perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia berada di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Provinsi Kalimantan Utara.  Wilayah ini sangat rawan terjadinya berbagai pelanggaran batas wilayah. TNI sebagai alat pertahanan negara wajib melakukan pengamanan terhadap wilayah perbatasan. Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS merupakan satuan TNI AD yang diberikan tugas untuk mengamankan wilayah perbatasan darat Indonesia-Malaysia, dengan wilayah penugasan di Provinsi Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Kapuas Hulu, mulai 1 Maret 2019–30 November 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apa saja peran Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS dalam mengamankan wilayah perbatasan darat Indonesia-Malaysia. Kerangka teoritis yang digunakan adalah teori peran, dimana peran terbagi menjadi peran aktif dan peran partisipatif. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS dalam mengamankan wilayah perbatasan darat Indonesia-Malaysia diwujudkan dengan peran aktif dan peran partisipatif. Peran aktif berupa pengamanan wilayah perbatasan dari ancaman militer dan non-militer, seperti pengamanan patok batas, pengamanan yang dilakukan satgas pamtas terhadap kejahatan transnasional, illegal logging, illegal mining, kejahatan narkoba, penyelundupan barang. Peran partisipatif berupa kegiatan sosial kemanusiaan (civic mission) yang dilakukan satgas pamtas dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang sosial, dan bidang infrastruktur, sehingga sangat dirasakan oleh masyarakat di wilayah perbatasan.


Kata kunci: peran, TNI, perbatasan darat, Indonesia-Malaysia


The land border between Indonesia and Malaysia is in the Province of West Kalimantan, East Kalimantan, and North Kalimantan. This region is very prone to various violations of territorial boundaries. The Indonesian Military  as a means of national defense is obliged to carry out security against border areas. The task force of Raider Infantry Battalion 301/PKS is an army unit assigned to secure the Indonesia-Malaysia land border area, with assignment areas in West Kalimantan Province, specifically in Sanggau, Sintang, and Kapuas Hulu Regencies, starting March 1, 2019-30 November 2019. The purpose of this study is to analyze the role of the  task force of Raider Infantry Battalion in securing the Indonesia-Malaysia land border area. The theoretical framework used is role theory, where roles are divided into active roles and participatory roles. The study was conducted using qualitative methods, through data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation studies. The results showed that the role of the  task force of Raider Infantry Battalion 301/ PKS in securing the Indonesia-Malaysia land border area was realized with an active and participatory role. An active role in the form of securing border areas from military and non-military threats, such as security carried out by the task force for transnational crime, illegal logging, illegal mining, drug crimes, smuggling of goods. Participatory role in the form of humanitarian social activities (civic mission) carried out by the task force in the field of education, health sector, social field, and infrastructure, so it is very much felt by the people in the border areas.


Keywords: border, Indonesian military, role, Indonesia-Malaysia

References

Abdullah, Hasan. (2013). Peran dan Kapabilitas TNI Dalam Pengawasan Lintas Batas: Studi Kasus Kapabilitas Kompi Tempur I Yonif 631/Antang di Pulau Sebatik. Jurnal Pertahanan, 3(1), 83-111. DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v3i1.377
Ahmadi, Abu. (1982). Pengantar Organisasi Sosial: Perspektif Akademik dan Praktis. Jakarta: Pustaka Media.
Batalyon Infanteri Raider 301/PKS. (2020). Laporan Satuan Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS, Majalengka.
Haris, Herdiansyah. (2010), Metodologi Penelitian Kualitatif: Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Penerbit Humanika.
Hidayat, Muhammad Nizar. (2015). Evolusi Pengelolaan Kawasan Perbatasan Indonesia di Kalimantan Utara. Jurnal Paradigma, 4(2), 92–103. DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jp.v4i2.410.
Muhtadi, Muhtadi. (2017). Pengembangan Wilayah Perbatasan Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi. Bandung: Media Press.
Mukhtar, Sidratahta. (2016). Keamanan Nasional: Antara Teori dan Prakteknya. Bandung: Alfabeta.
Seskoad. (2007). Kajian Pembangunan Wilayah Perbatasan Darat Indonesia-Malaysia dari Perspektif Keamanan dan Kesejahteraan. Bandung: Penerbit Jianbang Seskoad.
Soekanto, Soerjono. (2002). Sosiologi Suatu Pengantar. Edisi Revisi. Jakarta: Penerbit Rajawali Pers.
Thoha, Miftah. (1997). Dasar Manajemen Kebijakan Publik: Telaah Organisasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yani, Yanyan M & Nizmi, Yusnarida Eka. (2018). Penerapan Konsep Cross Border Regions (CBRs) dalam Kerja Sama Ekonomi Sub-regional Indonesia-Malaysia-Singapura Growth Triangle (IMS-GT). Insignia Journal of International Relations, 5(1), 31-45. DOI: https://doi.org/10.20884/1.ins.2018.5.1.819.
Adhiwijaya, Agus. (2020, 11 Januari). Wawancara. (Agus Subagyo, Pewawancara).
Awan, Fitra Juni. (2020, 13 Januari). Wawancara. (Agus Subagyo, Pewawancara).
Andreas, Yon. (2020, 11 Januari). Wawancara. (Agus Subagyo, Pewawancara).
Haris, Muhammad. (2020, 14 Januari). Wawancara. (Agus Subagyo, Pewawancara).
Hasbulah, Andi. (2020, 10 Januari). Wawancara. (Agus Subagyo, Pewawancara).
Published
2021-03-24
How to Cite
SUBAGYO, Agus. Peran TNI dalam Mengamankan Wilayah Perbatasan Darat Indonesia-Malaysia. Insignia: Journal of International Relations, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 19-36, mar. 2021. ISSN 2597-9868. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/insignia/article/view/2673>. Date accessed: 13 apr. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.ins.2021.8.1.2673.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.