Rancang bangun smart door double lock menggunakan sensor RFID dan piezoelektrik dengan home security detector berbasis IoT
Abstrak
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kunci konvensional dinilai semakin tidak efisien. Selain rentan terhadap pembobolan, kunci konvensional juga lebih mudah diduplikat dan kurang praktis. Kekurangan-kekurangan pada sistem kunci konvensional tersebut dapat diatasi dengan beralih ke sistem kunci digital. Peneliti merancang dan membangun sistem smart door double lock yang dapat diakses menggunakan irama ketukan dan NUID pada RFID tag. Kunci pintu ada sistem ini juga diakses menggunakan ponsel android berbasis teknologi IoT. Selain itu, smart door double lock ini juga dapat mendeteksi adanya tindakan pembobolan dan langsung mengirimkan notifikasi kondisi anomali ke ponsel pengguna. Penelitian dilakukan dalam empat tahapan, yaitu persiapan, perancangan sistem, pembangunan sistem, dan pengujian sistem untuk mendapatkan karakterisasi dari sistem yang dibuat. Untuk dapat menghasilkan sistem yang sesuai, tahap perancangan sistem dibagi menjadi beberapa jenis diagram dan desain sistem, meliputi diagram blok, diagram pengkabelan, diagram skematik, desain prototipe 3D, dan desain antarmuka teknologi IoT. Dalam penelitian ini, sistem telah berhasil dibangun dan dapat berjalan dengan karakteristik statik berupa error sebesar 0% dan akurasi serta presisi sebesar 100% sehingga dapat dikatakan bahwa sistem telah berjalan dengan baik. Kebutuhan daya listrik dalam kondisi aktif stand by sebesar 1,788 W – 2,652 W, dan kebutuhan daya listrik ketika sistem aktif bekerja selama ±6 detik sebesar 6,960 W – 8,016 W.