Perubahan kalor jenis campuran bahan mortar dengan penambahan pasir besi

  • hartono hartono universitas jenderal soedirman
  • Sugito Sugito
  • Farzand Abdullatif

Abstract

Potensi energi matahari yang berupa kalor dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, antara lain untuk pengeringan, proses destilasi air laut, atau sebagai pamanas water heater. Optimalisasi media penyerap kalor perlu dilakukan guna meningkatkan kemampuannya. Salah satu variabel yang berpengaruh pada kemampuan penyerapan kalor adalah nilai kalor jenis (c). Keberadaan unsur logam di dalam pasir perlu diteliti untuk mengetahui kemampuannya dalam meningkatkan penyerapan kalor. Kehadiran pasir besi pada campuran bahan pembuat mortar sebagai media penyerap kalor perlu diteliti. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan membuat 10 kelompok sampel mortar. Kelompok sampel dibedakan oleh komposisi campuran pasir sungai dan pasir besi yang digunakan sebagai bahan utama. Variasi campuran dibuat dengan perbandingan massa antara pasir sungai dengan pasir besi sebagai berikut: 100:0; 90:10; 80:20; 70:30; 60:40: 50:50; 40:60; 30:70; 20:80 dan 10:90. Sampel mortar yang diuji dibuat dengan ukuran (2 x 1 x 1) cm3. Pengujian dilakukan menggunakan kalorimeter bomb. Hasil pengujian diperoleh nilai kalor jenis terendah sebesar 1359,08 J/kgoC pada sampel dengan perbandingan campuran pasir sungai dan pasir besi 60:40. Sementara nilai kalor jenis tertinggi pada sampel tanpa pasir besi (100:0) dengan nilai 3555,76 J/kgoC. Berdasarkan hasil pengujian, penambahan pasir besi dapat menurunkan kalor jenis pada media mortar.

Published
2020-09-08
How to Cite
HARTONO, hartono; SUGITO, Sugito; ABDULLATIF, Farzand. Perubahan kalor jenis campuran bahan mortar dengan penambahan pasir besi. Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 161-164, sep. 2020. ISSN 2615-1219. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/tf/article/view/3318>. Date accessed: 26 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.jtf.2020.3.2.3318.