Estimasi dosis serap sel kanker nasofaring dan lidah dari perlakukan radioterapi konvensional cobalt-60 berbasis MCNPX

  • Aris Haryadi Fisika F MIPA UNSOED
  • Wihantoro Han

Abstract

Modifikasi radioterapi diperlukan untuk memaksimalkan dosis serap sel kanker dan meminimalkan dosis terimaan organ sekitarnya. Pada perlakuan kanker nasofaring, target penyinaran PTV dilakukan dengan menggeser posisi obyek 3 cm ke depan dan 2 cm ke atas dari pusat GTV.  Penelitian ini menitikberaktan pada penentuan dosis serap radiasi kanker nasofaring dan lidah, dengan teknik penyinaran latero-lateral (sudut 90˚dan 270˚) dan supraclave (sudut 0˚). Berbasis pemrograman MCNPX, berkas sinar gamma dimodelkan berdasar spesifikasi head unit GammaBeam100-80, SSD 80 cm, medan radiasi untuk supraclave (12 x 12) cm2 dan (17 x 9) cm2 untuk latero-lateral. Hasil menarik yang masih perlu dikaji lanjut adalah, dari total 2,0 Gy per fraksi penyinaran yang ditembakkan, dosis serap gabungan untuk penyinaran latero-lateral dan supraclave dari GTV dan PTV, masing-masing adalah 2,99 Gy dan 2,89 Gy. Sedang dosis terimaan pada lidah dari GTV dan PTV masing-masing adalah 0,16 Gy dan 0,13 Gy yang tergolong aman di bawah batas ambang dosis yang diperbolehkan.

Published
2020-09-08
How to Cite
HARYADI, Aris; HAN, Wihantoro. Estimasi dosis serap sel kanker nasofaring dan lidah dari perlakukan radioterapi konvensional cobalt-60 berbasis MCNPX. Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 171-175, sep. 2020. ISSN 2615-1219. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/tf/article/view/3311>. Date accessed: 26 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.jtf.2020.3.2.3311.