Pendidikan Berbasis Masyarakat

(: Studi Kasus Pendidikan Berbasis Agroforestri MTs PAKIS)

  • Anvel Mahfrisa Jurusan Sosiologi UNSOED

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan mendeskripsikan sistem pendidikan berbasis masyarakat dengan kearifan lokal yakni agroforestri yang diterapkan di MTs PAKIS Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. Sekolah  ini bertujuan untuk menjadikan peserta didiknya sadar akan potensi lingkungan sekitarnya serta dapat meningkatkan taraf pendidikan masyarakat desa pinggiran hutan. Penelitian ini dilakukan di MTs PAKIS serta masyarakat sekitarnya dengan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis interaktif Miles dan Huberman dan menggunakan teknik triangulasi data dalam proses validasi datanya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sistem pembelajaran di MTs PAKIS menerapkan model pembelajaran berbasis agroforestri sebagai kearifan lokal. Penerapan berbasis agroforestri bertujuan supaya peserta didik dapat mengetahui pontensi lingkungan sekitarnya yang merupakan desa pinggir hutan sehingga proses pembelajaran diharapkan tidak mencerabut peserta didik dari kultur masyarakatnya. Proses pembelajaran di MTs PAKIS berprinsip kerelawanan sehingga belajar bisa di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Pembelajaran di MTs PAKIS dibagi menjadi dua jadwal pembelajaran yaitu jadwal umum yang mempelajari mata pelajaran akademik serta jadwal khusus yang mempelajari keterampilan. Pembelajaran melibatkan orang tua peserta didik, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Published
2020-06-27
How to Cite
MAHFRISA, Anvel. Pendidikan Berbasis Masyarakat. Jurnal Interaksi, [S.l.], v. 3, n. 12, p. 54-61, june 2020. ISSN 1412-7229. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jis/article/view/2698>. Date accessed: 07 july 2020.