MENGUNGKAP MAKNA TUTURAN BONET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI TRADISIONAL DALAM MENUTURKAN SEJARAH KAMPUNG AEKA: SALAH SATU STRATEGI PEMERTAHANAN NILAI BUDAYA LOKAL

  • Priskilla Yuniarti Universitas Nusa Cendana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam Tuturan Adat Bonet dalam Menuturkan Sejarah Kampung Aeka di Desa Oemolo Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang NTT. Penelitian ini penting dan menarik karena Bonet merupakan suatu media komunikasi tradisional yang sarat makna, terutama dalam proses penyampaian pesan-pesan moral dan sosial. Media tradisional ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda, oleh karena itu hasil penelitian ini diharapkan dapat mengungkap makna penting dibalik tradisi Bonet sebagai salah satu strategi untuk mempertahankan tradisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode ini bertujuan untuk melukiskan dan memahami model kebudayaan suatu masyarakat secara fenomenologis dan apa adanya dalam konteks satu kesatuan yang integral. Hasil penelitian menunjukan bahwa Makna bonet dalam menuturkan Sejarah Kampung Aeka di Desa Oemolo memiliki lima jenis makna yaitu, 1) makna didaktis, 2) makna sosiologis, 3) makna historis dan 4) makna budaya dan 5. Makna estetis.

Published
2020-06-26
How to Cite
YUNIARTI, Priskilla. MENGUNGKAP MAKNA TUTURAN BONET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI TRADISIONAL DALAM MENUTURKAN SEJARAH KAMPUNG AEKA: SALAH SATU STRATEGI PEMERTAHANAN NILAI BUDAYA LOKAL. Jurnal Interaksi, [S.l.], v. 3, n. 12, p. 15-22, june 2020. ISSN 1412-7229. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jis/article/view/2693>. Date accessed: 07 july 2020.