Efktivitas Pengolahan Limbah Cair Penyamakan Kulit Terhadap Kadar BOD, COD, DO, pH, Sulfida, dan Krom dengan Metode Deep Aeration

  • Indesta Aulia Hendra Putri

Abstract

Salah satu faktor pencemaran lingkungan dihasilkan oleh limbah industri yaitu industri penyamakan kulit. Limbah cair merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan. Industri penyamakan kulit dapat menghasilkan limbah cair yang berwarna, berbau tidak sedap, bersifat asam atau memiliki pH rendah jika tidak diolah dengan benar. UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan merupakan salah satu industri kulit dimana kegiatan produksinya didominasi oleh kegiatan penyamakan, sehingga menghasilkan limbah cair yang banyak dan membutuhkan perhatian khusus. Pengolahan aerasi yang paling efektif dalam menurunkan bahan pencemar pada limbah industri penyamakan kulit perlu dilakukan untuk mengurangi terjadinya pencemaran pada badan air. Aerasi pada penelitian ini dilakukan dengan metode deep aeration untuk transfer oksigen dari udara bertekanan yang diinjeksikan ke dalam air melalui diffuser dan membentuk gelembung udara yang akan menyebabkan peningkatan turbulensi air dan dilakukan pada beberapa waktu kontak aerasi yaitu 0, 3, 6, dan 12 jam dengan laju aerasi 180 L/h dan tekanan 40 kPa yang setara dengan kedalaman 4 m. Metode pengambilan sampel limbah penyamakan kulit yang digunakan adalah metode grab sample. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui pengaruh metode deep aeration, serta mengetahui efektivitas dan pengaruh waktu aerasi terhadap penurunan kadar BOD, COD, Sulfida, dan Krom serta peningkatan kadar DO dan pH untuk penerapan pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Hal ini penting mengingat pencemaran yang diakibatkan oleh limbah industri penyamakan kulit masih saja terus terjadi sebagai akibat pengolahan air limbah yang dilakukan oleh pengelola belum dilakukan secara maksimal hingga efluen yang dihasilkan masih mengandung polutan di atas baku mutu. Persentase efektivitas yang dihasilkan dalam pengolahan limbah cair penyamakan kulit dengan metode deep aeration yang paling efektif untuk parameter BOD adalah 95,6% pada waktu 6 jam, COD 95,2% pada waktu 6 jam, DO 93,5% pada waktu 12 jam, pH 20,4% pada waktu 12 jam, Sulfida 99,6% pada waktu 3 jam, dan Krom 52,6% pada waktu 12 jam.

Published
2020-08-11
How to Cite
PUTRI, Indesta Aulia Hendra. Efktivitas Pengolahan Limbah Cair Penyamakan Kulit Terhadap Kadar BOD, COD, DO, pH, Sulfida, dan Krom dengan Metode Deep Aeration. JABER : Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 35-45, aug. 2020. ISSN 2722-3620. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jaber/article/view/3127>. Date accessed: 29 oct. 2020.