Gatra Agronomi Tanaman Sayuran Leguminosae pada Berbagai Dosis Penyemprotan Larutan Garam di Media Tanah Pasir Pantai

  • Saparso Saparso Universitas Jenderal Soedirman
  • Supartoto Supartoto Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Tia Tri Lestari Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20884/agronomika.v22i1.8495

Abstrak

Lahan pasir pantai menjadi solusi dalam budidaya pertanian. Lahan tersebut memiliki agroklimat spesifik yakni salinitas udara tinggi, oleh karena itu diperlukan pengujian ketahanan tanaman terhadap salinitas udara. Penelitian bertujuan untuk mengkaji respon pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang dan kecipir yang ditanam di tanah pasir pantai terhadap penyemprotan larutan berkadar garam tertentu. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama jenis tanaman (kacang panjang dan kecipir). Faktor kedua dosis penyemprotan larutan garam (dosis 0, 6, 12, 18 mS). Variabel yang diamati yakni variabel pertumbuhan dan komponen hasil. Hasil dianalisis dengan sidik ragam, dilanjutkan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan jenis tanaman mempengaruhi seluruh pertumbuhan tanaman kecuali jumlah cabang. Rata-rata hasil tanaman kacang panjang pada media tanah pasir pantai dengan penyemprotan larutan berkadar garam tertentu mencapai 8,61 ton/ha dan kecipir mencapai 2,55 ton/ha. Dosis penyemprotan larutan garam memberikan pengaruh nyata pada seluruh variabel pertumbuhan dan komponen hasil tanaman. Pertumbuhan meliputi tinggi tanaman dengan y=-12,12x+259,26, jumlah daun y=-3,73x+30,12, luas daun y=-623,50x+3350,70, jumlah cabang y=-0,35x+4,24, bobot segar daun y=-18,41x+89,97, bobot kering daun y=-3,86x+17,73. Variabel hasil meliputi jumlah buah panen y=-0,60x²+1,94x+4,23 dan bobot segar buah y=-11,77x²+33,77x+93,08. Komponen hasil terbaik dicapai pada dosis penyemprotan 0 mS. Peningkatan dosis dari 0 ke 6 mS menurunkan capaian rata-rata variabel pertumbuhan dan komponen hasil hingga 19 %, dari 0 ke 12 mS menurunkan hingga 34,70 %, dan dari 0 ke 18 mS menurunkan hingga 57,20 %. Penurunan hasil tanaman masih dapat ditolerir pada dosis 6 mS dengan rata-rata penurunan kurang dari 20 %.

Referensi

Aini, N., Sumiya, W. D. Y., Dyah, R. P., & Setiawan, A. 2014. Kajian pertumbuhan, kandungan klorofil dan hasil beberapa genotip tanaman kedelai (Glycine max L.) pada kondisi salinitas. Jurnal Ilmu Pertanian, 1(1): 1-18.
Arnanto, D., Basuki, N., & Respartijati. 2013. Uji toleransi salinitas terhadap sepuluh genotip F1 Tomat. Jurnal Produksi Tanaman, 1(5): 415-420.
Haryadi, D., Yetti, H., & Yoseva, S. 2015. Pengaruh pemberian beberapa jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan (Brassica alboglabra L.). Jurnal Faperta, 2(2): 1-10.
Junandi, Mukarlina, & Linda, R. 2019. Pengaruh cekaman salinitas garam NaCl terhadap pertumbuhan kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) pada tanah gambut. Jurnal Protobiont, 18(3): 101-105.
Kholivia, A., Armita, D., & Maghfoer, M. D. 2019. Respons tanaman kacang panjang terhadap aplikasi pupuk kandang dan EM4 pada sistem tumpangsari dengan terung. Jurnal Produksi Tanaman, 7(2): 234-239.
Krisnawati, A. 2010. Keragaman genetik dan potensi pengembangan kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 29(3): 113-120.
Murningsih, T., Yulita, K. S., Bora, C. Y., & Arsa, A. 2015. Respon tanaman jagung varietas lokal NTT umur sangat genjah (pena tunu’ ana’) terhadap cekaman kekeringan. Jurnal Biologi, 14(1): 49-56.
Novianto, Sumini, & Bahri, S. 2021. Pengujian pemberian macam dosis pupuk organik cair (POC) dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kecipir. Jurnal Agroteknika, 4(2): 68-74.
Nugroho, N. C & Caturatmi, A. 2016. Inovasi spesifik lokasi dalam pengembangan lahan pasir pantai sebagai lahan pertanian. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.
Purwaningrahayu, R. D. & Taufik, A. 2017. Respon morfologi empat genotip kedelai terhadap cekaman salinitas. Jurnal Biologi Indonesia, 13(2): 175-188.
Rahmawati, H., Sulistyaningsih, E., & Putra, E. T. S. 2011. Pengaruh kadar NaCl terhadap hasil dan mutu buah tomat (Lycopersicum esculentum). Jurnal Agroteknologi, 1(1): 1-11.
Ramayani, Basyuni, M., & Agustina, L. 2015. Pengaruh salinitas terhadap pertumbuhan dan biomassa semai dan kandungan lipida pohon non-sekresi Cerips tegal. Jurnal Pertanian, 1(1): 1-11.
Saparso. 2008. Ekofisiologi Tanaman Kubis Bawah Naungan dan Pemberian Bahan Pembenah Tanah di Lahan Pasir Pantai. Disertasi-S3 Sekolah Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta. Hal: 227.
Simbolon, R., Kardhinata, E.H., & Husni, Y. 2013. Evaluasi toleransi tanaman kedelai (Glycine max L.) generasi M3 hasil radiasi sinar Gamma terhadap salinitas. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(3): 590-605.
Sobir, Miftahudin, & Helmi. 2018. Respon morfologi dan fisiologi genotipe terung (Solanum melongena L.) terhadap cekaman salinitas. Jurnal Hortikultura Indonesia, 9(2): 131-138.
Theodora, Santoso, E., & Pramulya, N. 2019. Respon pertumbuhan dan hasil kecipir terhadap pemberian pupuk fosfat dan pupuk organik cair (POC) keong mas pada tanah gambut. Artikel Ilmiah Budidaya Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
Zuhroh, M. U. & Agustin, D. 2017. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) terhadap jarak tanam dan sistem tumpangsari. Jurnal Agrotechbiz, 4(1): 25-34.
Diterbitkan
2023-07-08
##submission.howToCite##
SAPARSO, Saparso; SUPARTOTO, Supartoto; LESTARI, Tia Tri. Gatra Agronomi Tanaman Sayuran Leguminosae pada Berbagai Dosis Penyemprotan Larutan Garam di Media Tanah Pasir Pantai. Agronomika: Jurnal Budidaya Pertanian Berkelanjutan, [S.l.], v. 22, n. 1, p. 23-29, july 2023. ISSN 2829-128X. Tersedia pada: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/agro/article/view/8495>. Tanggal Akses: 19 apr. 2024 doi: https://doi.org/10.20884/agronomika.v22i1.8495.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##