Pengaruh Perlakuan Benih terhadap Pertumbuhan Semai Pare (Momordica charantia L.)

  • Khavid Faozi Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UNSOED Purwokerto
  • Suprayogi Suprayogi Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Yanti Sumiati Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20884/agronomika.v22i1.8460

Abstrak

Keberhasilan budidaya pare, salah satunya ditentukan oleh benih berkualitas yang tumbuh menjadi bibit yang vigor saat ditanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan benih, media tumbuh dan interakasinya terhadap pertumbuhan semai pare. Percobaan telah dilaksanakan di Screenhouse Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto mulai November sampai Desember 2022. Perlakuan benih terdiri atas pemotongan+perendaman benih dan komposisi media tanam semai. Pemotongan dan perendaman benih meliputi: P1 (dipotong, direndam), P2 (dipotong, tanpa direndam), P3 (tanpa dipotong, direndam), dan P4 (tanpa dipotong, tanpa direndam). Media semai benih terdiri atas: tanah, tanah+pupuk kandang (1:1), dan tanah+arang sekam (1:1). Pengaruh perlakuan diuji engan Uji F pada taraf 5% dan 1%, dan bila berbeda nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf kesalahan 5%. Perlakuan benih pare dengan pemotongan dan perendaman, efektif terhadap laju perkecambahan, yaitu benih yang direndam saja tanpa dipotong berkecambah paling cepat (5,15 hari). Media tanam berupa tanah+pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 paling sesuai untuk pertumbuhan semai pare. Tidak terdapat interaksi antara kedua faktor perlakuan, yang mengindikasikan bahwa  pengaruh jenis perlakuan benih terhadap pertumbuhan semai pare tidak tergantung pada media tumbuh.

Referensi

Amilah, S. 2012. Penggunaan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Brokoli (Brassica oleraceae). Wahan. 59: 2.
Anang P. R., Lamusu, D. & Samaduri, L. 2019. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan Jagung Bisi 2 pada Dosis yang Berbeda. Babasal Agrocyc Journal. 1(1):7-13.
Anisa, S. 2011. Pengaruh Komposisi Media Tumbuh Terhadap Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Benih Andalas (Morus Macroura Miq.). Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Padang.
Anwar. 2010. Pengaruh GA3 Pada Pemecahan Dormansi dan Perkecambahan Biji Tiga Varietas Apel. Jurnal Agronomy: 3.
Arif, I. & Yeremias, K. 2015. Pemanfaatan Cocopeat dan Arang Sekam Padi sebagai Media Tanam Bibit Cempaka Wasian (Elmerrilia ovalis). Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1(2):805-808.
Cahyani. D., S. 2010. Prospek Pengembangan Tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) Mendukung Kebutuhan Bioetanol di Indonesia. (Online). http://www.perkebunan.litbang.deptan.go.id/../perkebunan_perspektif_9-1-2010..., diakses tanggal 2 Februari 2023.
Erlan. 2005. Berbagai Pengaruh Media terhadap Pertumbuhan Bibit Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Sc heff.) Boerl.) di Polybag. Jurnal Akta Agrosia. 7: 72-75.
Gardner,. Franklin P. Pearce,. R Brent Mitchell,. & Roger L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.
Gupta, B. N. Dan P. G. Pattanath. 1975. Factor Affecting Germination Behavion of Teak Seeds of Eighteen Indian Origin. Indian Forester 101: 584-587.
Intan Talitha Sakti & Yogi Sugito. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Plantropica Journal of Agricultural Science. 3(2): 124-132.
Juhanda, Nurmiaty, Y. & Ermawati. 2013. Pengaruh Skarifikasi pada Pola Imbibisi dan Perkecambahan Benih Saga Manis (Abruss precatorius L.). J. Agrotek Tropika. 1(1): 45-49.
Kamil, J. 1986. Teknologi Benih I. Angkasa Raya Bandung.
Kristiawan, B. 2011. Budidaya Tanaman Pare Putih (Momordica charantia L.) di Aspakusa Makmur UPT Usaha Pertanian Teras Boyolali. Skripsi. Fakultas Pertanian, UNS. Surakarta.
Kusmarwiyah R,. & Erni S. 2011. Pengaruh Media Tumbuh dan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.). Crop Agro. 4(2):7-12.
Mutmainna, Sahiri, N. & Andrianton. 2017. Pertumbuhan Bibit Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa L.) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam. e-J. Agrotekbis 5 (2): 196–203.
Parnata, A. 2010. Meningkatkan Hasil Panen dengan Pupuk Organik. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Riyani, N., T. Islami, & T. Sumarni. 2015. Pengaruh Pupuk Kandang dan Crotalaria juncea L. Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Produksi Tanaman. 3(7): 556-563.
Schmidt, L. 2000. Pedoman Penanganan Benih Tanaman Hutan Tropis dan Subtropis. Diterjemahkan oleh Direktorat Jendral Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan. PT. Gramedia. Jakarta.
Stelle, R. G. D. & J. H. Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Qaanitatul H. I. & Kastono, D. 2020. Pengaruh Pemangkasan Batang Utama dan Cabang Primer terhadap Hasil dan Kualitas Pare (Momordica charantia L.). Vegetalika. 9(3): 474-487.
Diterbitkan
2023-07-08
##submission.howToCite##
FAOZI, Khavid; SUPRAYOGI, Suprayogi; SUMIATI, Yanti. Pengaruh Perlakuan Benih terhadap Pertumbuhan Semai Pare (Momordica charantia L.). Agronomika: Jurnal Budidaya Pertanian Berkelanjutan, [S.l.], v. 22, n. 1, p. 18-22, july 2023. ISSN 2829-128X. Tersedia pada: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/agro/article/view/8460>. Tanggal Akses: 19 apr. 2024 doi: https://doi.org/10.20884/agronomika.v22i1.8460.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##